AOC E936VW

Reading time:
May 21, 2010

Monitor jenis liquid crystal display belakangan ini mengalami beberapa perkembangan yang cukup menarik. Selain teknologi visualisasi gambar 3D yang diterapkan di beberapa tipe dari beberapa merek, ada pula backlighting LED yang mulai menggantikan tipe lighting dengan lampu CCFL (Cold Cathode Fluorescent Light) konvensional yang dipakai selama ini. AOC termasuk produsen monitor yang sudah mulai menerapkan backlighting LED ini pada beberapa produknya, seperti tipe E936 VW yang baru-baru ini diterima oleh tim Jagat.

Front 2

Lampu Penerang Layar

Sebelum memulai pembahasan tentang monitor ini, marilah kita kupas terlebih dahulu teknologi yang ada di belakangnya. Apa sih sebenarnya teknologi backlighting-LED yang diterapkan pada monitor LCD ini? Apa pula yang mebedakannya dari teknologi sebelumnya?

Sebuah monitor LCD membutuhkan pencahayaan tambahan untuk membuat gambar di permukaannya menjadi terlihat. Lapisan liquid crystal display memang menghasilkan tampilan di layar, tapi intensitas cahayanya terlalu kecil sehingga tidak bisa dilihat dengan jelas. Di sinilah lampu backlight berperan. Bayangkan papan billboard iklan pada malam hari, nah, backlight LCD berfungsi mirip dengan lampu-lampu pada pinggiran billboard yang menerangi sehingga billboard tersebut dapat tampil terang benderang.

Jenis lampu yang umum dipakai sebagai backlight monitor LCD selama ini adalah lampu Cold Cathode Fluorescent Light (CCFL). Cara kerja jenis lampu ini mirip dengan lampu neon yang biasa Anda temukan di rumah-rumah, yaitu gas di dalam tabung lampu dinyalakan dengan arus listrik. Kelemahannya, karena menggunakan hanya satu jenis spektrum cahaya (putih), ia mendistorsi tampilan warna pada monitor sehingga menjadi kurang kontras dan tidak seperti aslinya. Soal ini tentu sudah sering Anda dengar dari teman Anda yang berprofesi sebagai disainer grafis. Banyak yang bertahan dengan monitor CRT karena reproduksi warna pada monitor LCD seringkali tidak akurat.

Lampu dari jenis Light-Emitting Diode (LED) menjanjikan rasio kontras yang lebih baik dn reproduksi warna yang lebih baik pula, selain juga konsumsi listrik yang lebih kecil karena LED tidak membutuhkan daya sebesar CCFL untuk beroperasi. Sebenarnya, backlight LED dibagi-bagi lagi menjadi beberapa jenis. Dari segi penempatan, ada direct-mount LED array yang menempatkan lampu LED di belakang layar, dan edge-lit LED di mana lampu LED ditempatkan di sekeliling bingkai monitor, sama dengan teknik penempatan lampu CCFL konvensional. Dari segi tipe lampu, ada LED full spectrum dengan lampu berwarna putih, serta ada pula tri-color LED dengan lampu LED berwarna merah, hijau, dan biru.

LED ala AOC

Teknologi LED Backlight inilah yang diterapkan di monitor AOC E936VW. Sayang, kami belum berhasil menemukan detail spesifikasi yang menjelaskan tipe LED-nya. Namun, menurut asumsi kami, dengan harga 1,45 juta yang terhitung cukup ekonomis untuk ukuran monitor LED, boleh jadi AOC E936VW ini menggunakan tipe LED edge-lit dengan lampu berwarna putih (full spectrum).

Begitu kardus kemasan dibuka, tampaklah monitor AOC E936VW yang memiliki bezel piano finish mengkilap (glossy) yang membuatnya tampak cukup anggun sekaligus juga mudah kotor. Hanya beberapa saat setelah dikeluarkan dari bungkus styrofoam-nya, glossy bezel monitor ini sudah terpapar puluhan sidik jari kami. Akan tetapi hal tersebut bukan masalah besar. Cukup dengan sekali dua sapuan kain yang dibasahi cairan pembersih, dan ia pun mengkilap kembali, siap untuk sesi pemotretan.

Front
Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…

Gaming

October 25, 2026 - 0

8BitDo Ultimate 3E Resmi Rilis Dengan TMR dan Tombol Modular untuk Xbox

8BitDo rilis controller kelas premium Ultimate 3E di Eropa, dengan…
October 25, 2026 - 0

Petisi #SaveMassEffect Dapat Dukungan Besar Guna Selamatkan Franchise

Petisi #SaveMassEffect berhasil mengumpulkan puluhan ribu tanda tangan setelah BioWare…
October 25, 2026 - 0

Philips Evnia 36M4C5500P Bawa Ultrawide 36 Inci & Refresh Rate 260Hz

Philips Evnia 36M4C5500P tampilkan monitor gaming dengan layar ultrawide 36…
October 25, 2026 - 0

CORSAIR Rilis Lini Periferal Cyberpunk 2077 & Edgerunners 2

CORSAIR dan CD PROJEKT RED luncurkan koleksi periferal Arasaka White…