Booth Raid : Kingmax
Group Interview dengan Kingmax President
Pada pukul 15.30 waktu setempat, Kingmax menggelar group interview dengan Presiden mereka Lawrence Chang. Group interview ini melibatkan beberapa media dari beberapa negara seperti Indonesia, Thailand, Filiphina, dan lain-lain.

Dalam group interview ini sempat ditanyakan mengenai teknologi terbaru mereka “Nano Thermal Dissipation Technology”, yang disebut-sebut sebagai heatsink memori tidak terlihat pertama di dunia. Melalui teknologi ini, pada bagian atas chip memori pada sebuah module memori akan dilapisi semacam bahan khusus yang mampu melepaskan panas dari chip memori. Dengan “Nano Thermal Dissipation Technology”, memori “high-performance” yang biasanya dilengkapi memori clock yang tinggi, tidak memerlukan heatsink tambahan untuk mengusir panas dari memori. Bahkan dalam demo seperti gambar diawal artikel, memori tanpa heatsink yang dilengkapi dengan teknologi ini, memiliki temperatur lebih rendah daripada memori yang menggunakan heatsink. Penggunaan teknologi ini juga membantu penghematan biaya produksi karena tidak diperlukan heatsink tambahan (biasanya tambahan heatsink akan meningkatkan biaya US$ 2-3) sehingga harga memori dapat lebih terjangkau. Kingmax hanya akan mengaplikasikan teknologi ini pada memori DDR3 mereka.
Sementara itu, meurut Lawrence Chang, Kingmax akan mulai menyediakan produk berbasis USB 3.0 mulai Q3 tahun ini. Mereka memilih waktu tersebut karena motherboard dengan kontroler USB 3.0 akan semakin banyak dan populer pada saat itu. Sedangkan mengenai flash drive yang menggunakan USB 3.0 sepertinya akan mulai populer pada Q4. Hal ini dikarenakan pada saat itu kontroler USB 3.0 pada flash drive hanya menggunakan single chip dan bukan dual chip seperti saat ini. Dengan single chip, sebuah flash drive akan memiliki harga lebih terjangkau dan konsumsi daya lebih rendah.
Kingmax juga akan semakin serius menggarap pasar SDXC yang merupakan penerus SDHC karena mampu menawarkan kapasitas lebih besar. Menurut Lawrence Chang, secara teoritis produsen dapat membuat SDXC dengan kapasitas mencapai 1 TB tetapi tentu harga akan menjadi masalah.
Sedangkan bagaimana rencana produk Kingmax di kemudian hari, Lawrence Chang menjawab, Kingmax akan semakin serius pada produk eksternal harddisk, baterai untuk mobile device, SDXC, dan pengaplikasian “Nano Thermal Dissipation Technology” pada semua varian memori DDR3 mereka. Selain itu, menurut Lawrence Chang, pada Q4 sepetinya memori DDR3 akan menjadi memori kelas mainstream. Saat kami tanyakan tentang memori DDR3 dengan voltase lebih rendah (low voltage), Presiden Kingmax mengatakan Kingmax masih belum berencana mengeluarkan memori jenis ini karena harga yang masih kurang kompetitif.
Di akhir group interview kami menayakan mengenai pasar Indonesia untuk Kingmax mengingat di Indonesia saat ini tidak ada distributor untuk produk Kingmax. Tidak disangka Lawrence Chang meminta kami jika memiliki kenalan distributor yang bagus untuk dikenalkan padanya sehingga Kingmax dapat merambah pasar Indonesia. Bahkan kami dikenalkan dengan kedua staf wanita Kingmax yaitu Sophia Lin dan Sunny Huang yang merupakan bagian dari Sales & Marketing Division Kingmax.
Sekian laporan kami dari booth Kingmax.














