Lion Restaurant

Reading time:
June 24, 2010

Walaupun melewati jalan Fatmawati Raya setiap hari, saya tidak memperhatikan seluruh deretan toko dan restoran yang berjajar di sepanjang jalan tersebut. Oleh karena itu, keberadaan restoran yang satu ini pun luput dari perhatian saya. Terima kasih untuk seorang teman yang “menyodorkan” tempat ini dan memberikan bocoran yang menggoda saya untuk menjajalnya.

IMG 1195

Ketika memutuskan untuk datang ke restoran ini, saya sedikit meragu. Keadaan tubuh yang tidak mendukung membuat saya tidak bisa memakan makanan laut terlalu banyak, kecuali untuk ikan. Jadi, saya bertanya ke sana dan ke mari, mencari teman yang mau mendampingi saya menghabiskan makanan-makanan surgawi tersebut. Ketika sudah mendapatkan partner, kami pun langsung meluncur ke restoran tersebut. Selama perjalanan, saya berdoa supaya tidak terjadi hal yang mengkhawatirkan pada tubuh saya ketika menerima makanan-makanan tersebut meluncur ke perut saya.

Mencari restoran ini tidak terlalu sulit. Jika Anda menuju ke arah Blok M, restoran ini berada di sebelah kiri jalan, berseberangan dengan pasar Cipete. Gedungnya cukup besar dengan arsitektur mirip gedung perkantoran. Di bagian atas gedung terdapat tulisan Lion Restaurant berwarna putih dengan latar merah.

Masuk ke dalam restoran, saya melihat deretan meja panjang. Tidak ada meja khusus untuk dua, tiga, atau empat orang. Rupanya, target restoran ini adalah keluarga dengan jumlah anggota yang cukup banyak. Untungnya, hari itu restoran agak lengang, jadi kami bebas memilih tempat duduk tanpa harus khawatir makan terburu-buru karena ada segerombolan keluarga yang mengantri tempat duduk. Selain itu, restoran ini juga menyediakan ruangan khusus untuk meeting, pesta ulang tahun, atau reuni. Saya selalu suka dengan restoran yang mengutamakan privasi costumer-nya karena baik sang customer yang punya hajat dengan costumer umum lainnya tidak akan saling terganggu.

IMG 1194

Menu yang saya incar hari itu adalah ikan khas Makassar, kudu-kudu. Sayangnya, ikan tersebut sudah sold out. Jadi, saya memilih menu lainnya, yaitu ikan sukkang bakar. Teman saya, seorang penggemar berat kepiting, langsung memesan kepiting lada hitam (tanpa melihat menu terlebih dahulu!). Saya juga memesan menu favorit saya, satu porsi cah kangkung (entah mengapa saya selalu memesan menu ini saat mengunjungi restoran mana pun yang menyediakan menu kangkung).

Setelah menunggu agak lama (sekitar 30 menit), pesanan kami pun datang juga. Saya sedikit terkesima melihat ukuran ikan sukkang yang saya pesan, besar sekali! (belakangan kami tahu bahwa ikan tersebut beratnya 7 ons.) Bagi kami, ikan sebesar itu bisa untuk porsi 3—4 orang. Ikan ini memiliki jenis daging dan rasa seperti ikan bawal. Untuk menikmatinya, Anda perlu menambahkan bumbu lain, sambal kecap misalnya, agar rasanya lebih gurih. Kepiting lada hitam pesanan teman saya tampak begitu menggoda sehingga saya memutuskan untuk mencicipinya sedikit. Sebagai penggemar berat masakan berbau lada, masakan ini cukup memuaskan lidah saya. Lalu, (ini bagian yang paling saya suka!), kami menemukan makanan ini, sambal mangga khas Makassar! Sambal ini terdiri dari berbagai jenis sambal yang diaduk menjadi satu dengan irisan mangga muda. Rasanya, pedas dan asam, sangat menyegarkan! Hhmm..cara yang cukup unik untuk mendapatkan sensasi makan seafood yang berbeda. Jika boleh jujur, sambal inilah yang membuat sesi makan kami hari itu menjadi berwarna.

Secara keseluruhan, restoran yang baru resmi buka dua bulan ini memiliki menu dan pelayanan yang cukup optimal. Saran untuk Anda yang berminat mengunjungi tempat ini, jangan lupa meminta ukuran ikan dan kepiting sesuai dengan jumlah orang atau kapasitas perut Anda. jika tidak, Anda akan mendapatkan ikan ukuran raksasa seperti saya! Seluruh menu ikan, kepiting, dan kerang dihitung dalam ukuran per ons, bukan per porsi.

Setelah beberapa hari berselang, tampaknya saya tidak merasakan dampak terlalu buruk dari ikan dan kepiting yang saya telan (hanya ruam merah di beberapa bagian tubuh). Itu berarti, saya bisa kembali ke restoran ini dan mencoba menu ikan kudu-kudu yang tertunda.

Lion Restaurant
Jl. Fatmawati Raya No. 5A, Blok A Cipete
Jakarta Selatan
Telp. 021-7230055, 021-7245559
Jam buka: Senin—Minggu, 11.00—22.00

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 21, 2026 - 0

Assassin’s Creed Black Flag Resynced Dapatkan Tanggal Reveal

Ubisoft akhirnya tentukan tanggal reveal resmi untuk Assassin’s Creed Black…
April 21, 2026 - 0

Ubisoft Mulai Fokus Development Game Gunakan Generative AI

Ubisoft membuka lowongan kerja yang menuntut keahlian Generative AI, menandakan…
April 21, 2026 - 0

Forza Horizon 6 Diprediksi Tembus 500 Ribu Preorder di Steam

Forza Horizon 6 diperkirakan sudah terjual lebih dari 500 ribu…
April 21, 2026 - 0

Microsoft Akan Kembali Gelar ID@Xbox Showcase di Akhir April 2026

Microsoft akan perlihatkan jajaran game indie yang akan datang di…