Team 32 GB SDHC Class 10: Besar dan Ngebut

Reading time:
June 17, 2010

Pengujian

Pengujian kali ini kami menggunakan test bed berikut ini:

  • Prosesor: Intel Core i7 930
  • Motherboard: Intel X58
  • Media penguji:  Western Digital Black 500GB
  • RAM: 3x 1 GB
  • Graphics card: NVIDIA GeForce GTX 275
  • Card Reader: 17 in 1 Card Reader

Untuk itu mari kita langsung saja melihat kinerja yang dihasilkan oleh SDHC ini.

Crystal Disk Mark

Team1 R

Kecepatan SDHC ini dalam membaca data memang sangat baik. Hal ini dapat dilihat pada grafik di atas. Pada data yang cukup besar, SDHC ini mampu membaca sampai pada kecepatan 20 MB/s. Saat membaca data secara acak, kecepatannya melebihi 5 MB/s.

Team2 R

Saat diuji untuk menulis data, SDHC ini juga bisa diandalkan. Saat menulis data secara sequential, SDHC ini mampu menulis pada kecepatan yang hampir mencapai 19 MB/s. Sayang, penulisan secara random kecepatannya jauh dari sequentialnya. Kami menguji kecepatan ini bahkan sampai berkali-kali agar mendapatkan hasil yang lebih baik, tetapi hasilnya tetap seperti yang tertera pada grafik di atas.

I/O Meter

Selanjutnya, kami menggunakan I/O Meter untuk menguji SDHC ini.

Team3 R

Sama seperti Crystal Disk Mark, hasil I/O Meter juga menunjukkan bahwa kartu SDHC Class 10 ini mampu menulis dan membaca secara sequential dengan cepat. Lalu bagaimana I/O Meter mendeteksi kecepatan baca dan tulis randomnya?

Team4 R

Random read SDHC ini cukup baik. Hasil pengujian I/O Meter menunjukkan kartu memori ini dapat menulis pada kecepatan 4.86 MB/s. Sangat disayangkan, hasil pengujian random write hanya menyentuh angka 0.01 MB/s.

Tes File Copy

Pengujian yang satu ini merupakan pengujian yang cukup penting karena dapat mencerminkan pemakaian SDHC sebenarnya. Ada empat buah skenario yang kami gunakan. Kami menggunakan sejumlah file dengan besaran 3 GB per pengujian. Pengujian tersebut mengkopi file-file tadi dari dan ke dalam SDHC tersebut. Mari kita lihat

Team5 R

Hasil pada pengujian yang satu ini menunjukkan hasil yang baik. Hasilnya cukup berbeda dibandingkan dengan pengujian pada program sintetis sebelumnya. Hal ini terbukti pada seluruh pengujian, terutama saat mentransfer file kecil dari hard disk ke SDHC.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 16, 2026 - 0

ARC Raiders Mulai Uji Coba Pembatasan Free Loadout

Setelah lama menjadi perdebatan di komunitas, ARC Raiders akhirnya mulai…
June 16, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Rugi Ratusan Dolar untuk Setiap Console Series X|S

Laporan terbaru menyebut Microsoft rugi ratusan dolar untuk setiap Xbox…
June 16, 2026 - 0

Rumor: Resident Evil 0 Remake Ganti Tim Developer

Insider menyebut Resident Evil 0 Remake sempat mengalami reboot di…
June 15, 2026 - 0

Nintendo Hanya Bisa Gugat Palworld Versi Lama

Perkembangan terbaru kasus Nintendo vs Palworld menunjukkan ruang lingkup gugatan…