Hari-Hari Terakhir Bangsa Inca

Reading time:
August 22, 2010

Selama lebih dari 300 tahun, kisah mengenai zaman keemasan bangsa Inca hanya dapat ditemui dari manuskrip-manuskrip. Lalu, seorang asisten dosen Sejarah dan Geografi Amerika Selatan dari Universitas Yale, Hiram Bingham melakukan perjalanan menembus Pegunungan Andes, mencoba menelusuri Kota Yang Hilang. Dialah yang berhasil menggali dan menemukan reruntuhan Inca. Bingham menemukan reruntuhan tersebut tahun 1911. Itu berarti, sejak kejatuhannya tahun 1572, Kota Inca terkubur selama 339 tahun.

Inca1

Sejarah kerajaan besar yang daerah kekuasaannya terbentang dari Ekuador, Peru, barat dan selatan Bolivia, barat-laut Argentina, utara Cile, sampai selatan Colombia ini telah menyedot perhatian sebagian besar ahli sejarah dunia. Sebenarnya, apa yang membuat banyak ahli memburu sejarah kerajaan ini? Jawabannya: kejatuhannya. Kerajaan sebesar Inca dapat runtuh dalam waktu kurang dari 50 tahun karena pendudukan Spanyol yang didalangi oleh Fransisco Pizarro. How come? Anda dapat menemukannya di buku nonfiksi yang satu ini.

Sebelum menulis buku ini, Macquarrie tinggal selama lima tahun di Peru dan berinteraksi dengan suku Yora (suku asli Amazon). Di sanalah ia bertemu dengan orang-orang yang merupakan keturunan langsung bangsa Inca. Hasilnya? Macquarrie berhasil menyuguhkan sebuah narasi yang sangat berbeda dengan buku sejarah lainnya. Gaya bercerita Macquarrie seakan menghidupkan kembali dan mengingatkan dunia mengenai sebuah bangsa yang berjuang untuk mempertahankan martabat mereka. Setiap detail kejadian dijabarkan dengan sempurna oleh Macquarrie, membuat pembaca berpikir bahwa dia adalah saksi hidup di masa itu.

Buku setebal 612 halaman ini berisi kedatangan Pizarro pertama kali ke Tumbez, daerah kekuasaan Kerajaan Inca, sampai runtuhnya kerajaan Inca dengan ditandai pembunuhan kaisar terakhir Inca, Tupac Amaru. Lalu, bagaimana kisah selanjutnya hingga kota megah tersebut akhirnya menjadi kota tak berpenghuni dan tersembunyi di lebatnya pepohonan Andes? Anda bisa menemukan fakta-fakta sejarah mengenai kehancuran Inca dan penemuannya kembali di buku ini.

Penulis:
Kim Macquarrie
Terbit:
Mei 2010
Kategori:
Sejarah, nonfiksi
Harga:
Rp94.800
Jumlah halaman:
612 halaman
Penerbit:
Elex Media Komputindo

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…

Gaming

August 17, 2026 - 0

Produsen Memori Asal China Kembangkan DDR5 Dengan Performa Gaming Tinggi

Memori DDR5 baru dari pabrikan CXMT asal China berpotensi meningkatkan…
August 17, 2026 - 0

Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Perlihatkan Performa Gaming Mobile Tinggi

Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro mencetak 4,83 juta poin…
August 16, 2026 - 0

Monitor OLED Alami Peningkatan Pasar di Tengah Kenaikan Harga Memori

Monitor OLED kini makin laku terjual, dengan pengiriman global naik…
August 16, 2026 - 0

LuvPlace Buka Masa Pre-Registration, Hadirkan Game Dance & Social Hangout

LuvPlace buka pre-registration di Indonesia, dengan konsep game dance, social…