Mesrine: Public Enemy No. 1 (Part One)- Legenda Jacques Mesrine

Reading time:
August 27, 2010
Jacques Mesrine

Nobody kills me until I say so.” –Jacques Mesrine

Dalam kurun waktu tahun 60an—80an, dunia mengalami teror kriminal dari seorang mafia profesional berkebangsaan Prancis, Jacques Mesrine. Mesrine terkenal dengan aksi brutalnya saat melakukan perampokan dan penculikan. Ia melakukan aksinya tidak hanya di Prancis saja. Tercatat, Mesrine pernah “berlaga” di Amerika Serikat, Quebec, Venezuela, dan Kepulauan Kanari.

Penjelasan mengenai Mesrine lebih detail bisa Anda dapatkan di film Prancis-Kanada-Italia yang satu ini: Mesrine, Public Enemy No.1. Saya selalu antusias dengan film sejarah karena saya bisa mendapatkan informasi penting mengenai sebuah peristiwa atau kejadian. Salah satunya, kisah hidup mafia yang satu ini. Apalagi, film ini merupakan adaptasi dari autobiografi yang ditulis Mesrine sendiri, L’Instinct de Mort (The Death Instinct).

Film ini bercerita mengenai awal karir Mesrine (Vincent Cassel) di dunia kejahatan. Setelah pulang dari tugas negara membela negaranya di Perang Aljazair, Mesrine kembali ke Prancis untuk memulai hidup barunya. Lalu, ia bertemu dengan teman lamanya yang mengantarkannya untuk bekerja kepada Guido (Gérard Depardieu) yang mengajaknya bergabung untuk melakukan serangkaian aksi perampokan dan penculikan.

Mesrine Public Enemy No.1

Melihat hasil perampokan yang berlimpah, Mesrine melanjutkan aksinya ke standar yang lebih tinggi. Sejak itu, Mesrine semakin giat melakukan perampokan ke beberapa toko perhiasan dan bank, pencurian, penculikan, bahkan penyelundupan. Walaupun seorang mafia kelas kakap, Mesrine tetaplah pria normal. Ia sempat menikah dengan gadis Venezuela bernama Sophia dan memiliki tiga orang anak. Saat bersama Sophia, Mesrine sempat memutuskan untuk “pensiun” dari pekerjaan kotornya dan memulai hidup baru dengan bekerja menjadi seorang arsitek.

Sayangnya, pemutusan hubungan kerja yang dialaminya membuatnya kembali ke profesinya semula, membuatnya kehilangan istri tercintanya. Kisah percintaan Mesrine berlanjut ke seorang wanita bernama Jeanne Schneider (Cécile De France). Bersama Schneider, Mesrine sempat kembali mencoba untuk hidup normal dengan bekerja sebagai seorang supir untuk seorang miliyuner Amerika bernama Georges Deslauriers (Gilbert Sicotte). Namun, lagi-lagi, ketidakberuntungan yang dialami Mesrine membuatnya memutuskan untuk menculik Deslauriers. Namun, upaya tersebut berakhir dengan kegagalan.

So Classic!

Film ini dibuat dengan tujuan mengenang salah satu penjahat terbaik dunia, Jacques Mesrine. Sang sutradara, Jean-François Richet, membuat film ini dengan sangat hati-hati dan berusaha memberikan gambaran seidentik mungkin dengan fakta sejarahnya. salah satunya adalah pemilihan pemain untuk karakter utama. Pilihan Richet pun jatuh kepada Vincent Cassel, sosok yang identik dengan peran-peran antagonis di film-film Hollywood (Ocean Twelve, Ocean Thirteen, Birthday girl, Shrek, Eastern Promises). Atas pilihannya tersebut, Richet pun menuai banyak pujian dan film ini berhasil mendapatkan nominasi di Cesar Award (Prancis) (menang untuk tiga kategori: aktor terbaik, sutradara terbaik, dan efek suara terbaik) dan Tokyo International Film Festival. Di film ini, Cassel tampil begitu karismatik, elegan, dan sangat jahat! Bravo Cassel! Cassel dan Richet pantas mendapatkan penghargaan-penghargaan tersebut!

Mesrine

Untuk sebuah film adaptasi, film ini cukup menjanjikan. Di samping penampilan prima Cassel sebagai Mesrine, sinematografi yang digunakan di film ini pun sangat mengagumkan. Richet berhasil membuat film ini terlihat “berkelas” dan menjadikannya sebuah film gangster klasik dengan serangkaian aksi yang memukau. Ini memang bukan film tentang John Dilinger, juga bukan gubahan Michael Mann. Namun, Anda akan melihat sedikit banyak persamaan gaya bercerita dan sudut pengambilan gambar. Bagi saya, itu bukan hal yang begitu penting karena esensi film ini adalah cerita mengenai tokoh utama film tersebut. Lainnya hanya sebagai aspek pendukung saja.

Jika Anda pencinta film action klasik, Anda pasti akan jatuh cinta dengan film ini!

I can hardly wait to watch the next part!

Tanggal rilis:
21 Agustus 2010 (midnight)
Genre:

action, crime
Durasi:

113 menit
Sutradara:

Jean-François Richet
Pemain :

Vincent Cassel, Ludivine Sagnier, Cécile De France, Roy Dupuis, Elena Anaya, Gérard Depardieu
Studio:

La Petite Reine

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…