Nikon D7000: Pelipur Lara Nikonians

Reading time:
September 20, 2010

Akhirnya penantian itu berakhir, para Nikonians dapat bernafas lega dengan diperkenalkan nya D7000 sebagai pengganti untuk D90 yang sudah cukup berumur. D7000 datang di saat yang tepat. Saat apa itu? di saat para pecinta yang mempertanyakan keputusan Nikon yang “hanya” memperkenalkan D3100 sebagai pengganti D3000 dikelas entry-level padahal banyak yang mengharapkan munculnya pengganti bagi D90 yang merupakan salah satu kamera DSLR Nikon yang cukup populer.

Sepertinya Nikon sengaja memperkenalkan D7000 secara terpisah karena ingin meletakkannya di kelas yang berbeda, diantara kelas entry level yang di huni D3100 dan kelas semi-pro yang saat ini di huni D300s.

D7000 18 105 fronttop l1

Sekilas spesifikasi Nikon D7000 :

  • 16.2 effective Megapixel DX-format CMOS sensor
  • EXPEED 2 image processor
  • Supports all Nikon F-mount lenses with a 1.5X focal length conversion ratio
  • Magnesium-alloy body is sealed against dust and moisture; shutter rated to 150,000 cycles
  • 3-inch LCD display with 921,000 pixels
  • Optical viewfinder features 100% coverage and a magnification of 0.94X
  • Full manual controls
    • ISO range of 100 – 6400, expandable to 25,600
    • Shutter speed range of 30 – 1/8000 sec
    • RAW (NEF) format supported, with in-camera editing
  • Live view with contrast detect AF and subject tracking
  • 39-point AF system, with 9 cross-type sensors in the center
  • New 2,016 pixel RGB metering sensor uses scene data to ensure accurate metering and flash output
  • Continuous shooting at 6 frames/second
  • Can record Full HD video (1920 x 1080 at 24 fps) for up to 20 minutes using H.264 codec
    • Full-time autofocus and manual exposure control
    • Can also record 720p at 24 and 30 frames/sec
    • Stereo mic input
    • In-camera video editing
  • Built-in wireless flash support
  • HDMI output
  • Dual SD/SDHC/SDXC slots; second slot can be used for backup, overflow, and splitting up stills and movies
  • Uses EN-EL15 lithium-ion battery, 1050 shots per charge
  • Optional battery grip holds an additional EN-EL15 or six AA batteries

Selain kelegaan, kehadiran D7000 juga mengundang pertanyaan. Penamaan D7000 memunculkan pertanyaan tersendiri. Selama ini Nikon menganut sistem penamaan untuk membedakan kelas kamera, untuk kelas entry level dahulu menggunakan 2 digit (D60, D70, D80,D90) kemudian diganti dengan 4 digit (D3000,D3100,D5000). Berdasarkan sistem penamaan tersebut seharus nya D7000 termasuk dalam kelas entry level tetapi spesifikasi nya dapat menyaingi bahkan melebihi D300s yang duduk di kelas semi-pro.

Kesamaan yang dimiliki oleh D7000 dan D300s, yaitu konstruksinya yang sama-sama menggunakan magnesium alloy. Kurang lebih hanya itulah kesamaan yang mereka miliki. Selebihnya D7000 terlihat lebih unggul, selain megapiksel yang lebih besar (terbesar kedua setelah D3x) kemampuan low light nya pun ditingkatkan mencapai ISO 25.600. Kemampuan video nya pun ditingkat hingga 1920×1080 (24 fps), jika dibandingkan dengan D300s yang hanya mampu 1280×720 (24 fps). Harganya pun cukup mengejutkan, dengan perkiraan harga $1499.5 untuk Kit dengan lensa 18-105 mm f/3.5-5.6G ED VR. Harga ini setara dengan harga D300s Body Only.

Apakah D7000 diperkenalkan sebagai pengganti D90 atau sekaligus sebagai pelengkap D300s ? Apakah ini juga menandakan bahwa Nikon akan juga memperkenalkan pengganti D300s ? Mari kita tunggu langkah Nikon selanjutkan. Untuk sementara waktu D7000 sudah cukup menjadi melipur rindu bagi para Nikonians.

D7000 18 105 left l D7000 back l1 D7000 18 105 top l
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 7, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Gunakan SSD di Xbox Series S Sebagai RAM Tambahan

The Coalition mengakali keterbatasan Xbox Series S dengan gunakan SSD…
October 7, 2026 - 0

PS5 Pro Bertahan Hidup Lebih Dari Setahun Tanpa Casingnya

Akibat kondisi unik, seorang Redditor terpaksa membiarkan PS5 Pro tanpa…
October 6, 2026 - 0

GPU NVIDIA Pascal Dukung Gaming di Windows XP 32-bit Berkat Modder

Modder menghadirkan dukungan untuk GPU NVIDIA Pascal di Windows XP…
October 6, 2026 - 0

SCSkiller Menjadi Solusi Gratis Untuk Atasi Shader Stutter Ketika Gaming

SCSKiller menjadi tool alternatif gratis yang menarik untuk mengurangi shader…