Android Mendominasi Pasar Smartphone di Amerika

Reading time:
October 6, 2010

Perkembangan perangkat mobile phone memang semakin mengarah ke perangkat yang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan perangkat sebelumnya. Dari handset yang hanya bisa digunakan untuk menelepon atau mengirimkan pesan, berkembang menjadi handset yang diisi dengan berbagai sistem operasi dan mampu menjalankan fungsi multimedia secara lengkap. Smartphone sebagai sebagai varian handset mobile yang mampu menjalankan fungsi multimedia–kerja–dan social-networking  dalam satu paket menjadi produk yang paling dinikmati pasar handset sekarang.

Setiap smartphone yang beredar sekarang pasti memiliki sistem operasinya sendiri-sendiri dan tentu saja keunikan dan keunggulannya masing-masing. Sistem operasi pada handset mobile sendiri sekarang didominasi oleh empat kekuatan besar: Android dari Google, Blackberry OS dari RIM, iOS dari Apple, dan Symbian dari Symbian Ltd. Keempat sistem operasi ini bersaing ketat untuk menjadi sistem operasi yang paling mendominasi.

Nielsen chart of smartphone OS

Nielsen, sebagai perusahaan surveyor dan analisis pasar terkemuka dunia, baru-baru ini mengeluarkan statistik data dalam bentuk diagram yang menggambarkan kecenderungan dan tingkat penjualan smartphone di Amerika Serikat selama enam bulan terakhir tahun ini. Hasilnya? Blackberry dan Apple jatuh, Symbian tertendang keluar. Semuanya karena kekuatan Google Android yang penjualannya tidak terbendung lagi. Hasil survey dari Nielsen memperlihatkan bahwa selama periode Januari 2010–Agustus 2010, 32% pembeli smartphone di Amerika menjatuhkan pilihan pada handset yang bersistem operasi Android, 26% pada Blackberry OS dari RIM, dan 25% pada iOS dari Apple. Andorid benar-benar menuju sebuah dominasi!

Apakah dominasi Android akan terus berlanjut? Dengan masuknya kompetitor baru di dalam persaingan OS untuk handset mobile, Microsoft dengan Windows Mobile 7 nya, hal tersebut masih belum dapat dipastikan. Tetapi yang pasti, menarik untuk terus diikuti.

Go Android!

Android owning

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…