Bakteri kini Bisa Jadi Tempat Penyimpan Data

Reading time:
November 26, 2010

ecoli

Teknologi memang terkadang mampu menghasilkan banyak hal yang bahkan tidak mampu dijangkau oleh imajinasi kita sekalipun. Kali ini sebuah tim peneliti dari Hong Kong mampu melakukan sesuatu yang cukup gila, yakni menyimpan data ke dalam sebuah bakteri. Bakteri E.Coli yang menjadi subjek penelitian mereka mampu menampung data hingga mencapai kurang lebih 90GB, kapasitas yang fantastis mengingat ukurannya yang mikroskopik dan yang perlu diingat, dalam sebuah makhluk hidup. Bahkan flashdisk Anda yang lebih kecil dan ukuran jempol Anda dan merupakan benda mati belum mampu mencapai kapasitas sebesar. Bagaimana cara mereka melakukannya?

Mereka menamakan teknik ini sebagai Bioencryption, yakni teknik melakukan enkripsi data di dalam makhluk hidup. Teknik ini sebenarnya menggunakan banyak teknik dan istilah ilmiah di dalamnya. Namun, secara sederhana dapat disimpulkan bahwa mereka menemukan  cara untuk melakukan enkripsi pesan tertulis menjadi sebuah angka binari yang kemudian kembali di-coding dalam bentuk huruf-huruf yang melambangkan rangkaian DNA Bakteri. DNA Bakteri kemudian akan diacak untuk menampilkan pesan tertentu. Peneliti juga memikirkan pencegahan agar Bakteri tidak mengalami mutasi akibat DNA yang direkayasa sedemikian rupa.

Jika menurut Anda rekayasa bakteri menjadi tempat penyimpanan data sudah merupakan sesuatu yang luar biasa, maka Anda belum mendengar sepenuhnya apa yang dapat dilakukan teknologi ini di masa depan. Peneliti mengklaim bahwa 1 gram Bakteri E.Coli akan mampu menampung data yang sudah dienkripsi hingga 900.000GB! Kapasitas harddisk di teknologi sekarang saja hanya mampu menampung kurang lebih 2 sampai 3 TB data. Bakteri mampu melakukan 30-45 kali lebih banyak. Menakjubkan!

Dengan hadirnya teknologi seperti ini, apakah kita akan menemukan manusia-manusia yang menggunakan sel otaknya sebagai media-storage seperti halnya film science fiction Johnny Mnemonics? Atau jangan-jangan bakteri suatu saat juga akan dapat menghantarkan “virus” data yang mengganggu DNA kita? Teknologi dan dedikasi para peneliti memang menakjubkan, luar biasa!

Jika Anda memang cukup lihai dengan ilmu biologi dan ilmiah, mungkin presentasi mereka akan sedikit membantu dan memberikan gambaran.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 13, 2026 - 0

God of War Trilogy Remake Sedang Dalam Pengembangan

State of Play February 2026 umumkan God of War Trilogy…
February 13, 2026 - 0

Konami Reveal Castlevania: Belmont’s Curse, Kembali ke 2.5D Side Scrolling

Setelah sekian lamanya franchise ini tidak rilis game baru, akhirnya…
February 13, 2026 - 0

God of War Sons of Sparta Rilis Mendadak Setelah State of Play February 2026

God of War Sons of Sparta yang selama ini hanya…
February 13, 2026 - 0

Gameplay Silent Hill: Townfall Diperlihatkan Untuk Pertama Kalinya

Setelah bungkam semenjak diumumkan pada 2022, Konami akhirnya perlihatkan gameplay…