Belajar Agama dari In the Name of God

Reading time:
November 5, 2010
khuda kay liye

Jika Anda pengikut setia Jakarta International Film Festival (Jiffest), mungkin Anda tidak asing mendengar judul film yang satu ini. Film asal Pakistan ini menjadi salah satu film asing yang diputar pada Jiffest 2008. Respon masyarakat dan kritikus film terhadap film ini sangat luar biasa, membuat akhirnya film ini berhasil diperjuangkan untuk beredar di seluruh bioskop di Indonesia.

Berbeda dengan negara tetangganya, India, Pakistan memang jarang terdengar gaungnya dalam industri perfilman. Walau begitu, bukan berarti mereka tidak bisa memproduksi film berkualitas. Salah satu contohnya adalah In The Name of God (Khuda Kay Liye).

Film ini memang bukan film baru, namun isu yang diangkat di film ini masih hangat dibicarakan hingga saat ini. Sang sutradara, Shoaib Mansoor berhasil menyajikan sebuah film yang otentik mengenai ajaran Islam yang sebenarnya. Perbedaan pandangan mengenai ajaran salah satu agama besar tersebut ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, namun hampir di seluruh negara Islam di dunia. Inilah yang membuat Mansoor membuat sebuah film yang bertujuan menjelaskan kepada dunia mengenai ajaran Islam yang sebenarnya.

Di Pakistan sendiri, film ini menggugah hati banyak orang. Untuk ukuran film independen, In the Name of God menjadi sebuah film spesial yang berhasil menembus pasaran nasional Pakistan. Tidak hanya itu saja, film ini pun berhasil melejit dan melebarkan sayapnya hingga ke Inggris, Uni Eropa, dan Amerika! Prestasi tersebut dilengkapi dengan perolehan delapan penghargaan di lima ajang penghargaan di seluruh dunia.

in the name of God.cms

Film ini mengangkat beberapa isu dan pertentangan yang sering terjadi di dalam tubuh Islam sendiri, seperti boleh-tidaknya bermain musik, menikahi orang di luar Islam, dan definisi jihad. Film ini juga mengisahkan perjuangan seorang Muslim di Amerika saat peristiwa 9/11 terjadi. Bukan perjuangan semacam jihad, namun perjuangannya mempertahankan kemurnian agamanya di tengah tekanan besar dari lingkungan sekitarnya. Sepintas film ini mengingatkan kita kepada film produksi India, My Name is Khan. Dari informasi yang saya dapat, film inilah yang menginspirasi Karan Johar membuat My Name is Khan.

khuda kay liye

Saat menyaksikan film ini, saya menyadari satu hal bahwa pertentangan tersebut ternyata terjadi di (hampir) seluruh negara Islam di dunia. Perbedaan pandangan dan persepsi mengenai ajaran Islam membuat beberapa pihak bertindak di luar batas dan pada akhirnya justru mencoreng nama Islam di mata dunia.

Satu hal yang sangat saya suka dari film ini adalah adanya semacam “konfirmasi” mengenai semua kesalahkaprahan yang sering terjadi mengenai ajaran Islam yang justru sering terjadi di lingkungan pesantren atau pemuka agama. Semua keraguan dan kekeliruan diluruskan di film ini! Saya berharap semakin banyak pemuka agama yang bisa mempertahankan kemurnian ajaran Islam sehingga pemeluk agama ini dapat hidup tenang di mana pun mereka berada, tanpa perlu merasa dianggap kolot, dicurigai, didiskriminasi, dan dilabeli “teroris”.

Tanggal rilis:
5November 2010
Genre:
Drama, crime
Durasi:
165 menit
Sutradara:
Shoaib Mansoor
Pemain:
Shaan, Fawad Khan, Iman Ali, Alex Edward, Rasheed Naz, Naseeruddin Shah, Austin Marie Sayre

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 24, 2026 - 0

Stop Killing Games Tak Menyerah Setelah Ditolak Parlemen Uni Eropa

Meski Komisi Eropa menolak aturan baru untuk menjaga game tetap…
June 24, 2026 - 0

Nintendo Switch Online Naik Harga di Jepang untuk Pertama Kalinya Sejak 2017

Nintendo Switch Online resmi naik harga di Jepang mulai 1…
June 23, 2026 - 0

Rumor: Xbox Project Helix Diklaim Bisa Sentuh Harga $1200

Spekulasi baru akan harga console next-gen Xbox Project Helix kembali…
June 23, 2026 - 0

Steam Machine Umumkan Harga Resmi, Model Termurah di Atas $1000

Kekhawatiran gamer yang menantikan Steam Machine akhirnya terjadi juga, ketika…