Buyer’s Guide Kamera Hybrid

Reading time:
December 28, 2010

Samsung

samsung
Samsung NX10

Samsung mulai terjun ke dunia hybrid di Juni 2010 dengan Samsung NX10. Kamera ini adalah tipe kamera yang lebih “serius” dengan viewfinder elektronik dan built-in flash. Samsung menggunakan ukuran sensor yang sama dengan yang digunakan pada DSLRnya. Sensor format APS-C ini lebih besar ketimbang sensor pada kamera MFT. NX10 juga dilengkapi dengan komponen elektronik terbaik, seperti layar AMOLED dan viewfinder resolusi 1 juta dot. Performa autofokusnya termasuk yang paling cepat.

samsung nx 100
Samsung NX100

September lalu, Samsung meluncurkan kamera hybrid keduanya, yaitu NX100. Kamera ini adalah tipe kamera yang lebih fun, dengan garis-garis melengkung yang menarik. Performa NX100 dapat dibilang sama dengan NX10, dengan feature yang tak jauh berbeda. Perbedaan terletak hanya pada built-in flash dan viewfinder karena batasan ukuran NX100 yang lebih kecil. Karena itu, untuk NX100 tersedia aksesoris flash dan viewfinder elektronik yang sama mungilnya dengan kameranya. NX100 juga dipasarkan dengan lensa khusus yang mendukung i-Function. i-Function memungkinkan Anda mengatur parameter pemotretan dengan tombol yang terletak pada lensa dan tak tersedia pada NX10.

Kesimpulan: Dua kamera hybrid Samsung sebenarnya sangat bagus, tetapi cukup membingungkan karena perbedaan kompatibilitas lensa dan aksesoris. Jika Anda tak berencana mengembangkan sistem kamera Anda, silahkan saja pertimbangkan salah satu dari kedua kamera bagus ini. Namun, bagi kebanyakan calon pengguna, keterbatasan pilihan lensa mungkin akan mengurungkan niat membeli.

Sony

Sony NEX 3 a4

Sony NEX adalah kamera hybrid paling tipis dan paling kecil saat ini. Padahal, kamera ini memiliki sensor dan layar yang besar, salah satu yang paling besar. Sony memasarkan dua varian, yaitu NEX-3 dan NEX-5, tetapi kami tak mengerti alasannya. Kedua kamera ini begitu serupa bentuk dan featurenya sehingga kadang petugas Sony Center pun kesulitan membedakannya. Kedua kamera dilengkapi sensor APS-C 14 megapixel dan layar flip-out 920.000 dot. Ukuran keduanya sama kecil dan sama-sama tak memiliki built-in flash maupun viewfinder. Perbedaannya, NEX-5 dapat merekam video Full HD (1920×1080 pixel) sementara NEX-3 hanya 1280×720 pixel. Kedua kamera dipasarkan berikut sebuah flash mini yang dapat dipasangkan pada electronic shoe.

Kesimpulan: Sebagai kamera hybrid tertipis, Sony NEX memiliki daya tarik tersendiri. Performa autofokusnya tidak secepat Panasonic atau Samsung, tetapi masih baik. Kualitas foto dan video keduanya sangat baik, mungkin yang terbaik di kelas ini. Tetapi, jika Anda tertarik, Anda perlu mengingat bahwa NEX tidak dilengkapi hotshoe konvensional sehingga pilihan akesorisnya sangat terbatas. Selain itu, harganya juga masih termasuk tinggi.

Best Mirrorless Interchangeable Lens Camera 2010: Panasonic Lumix GF2

panasonic lumix dmc gf2 camera

Small is Beautiful, kata pepatah. Tapi menurut Panasonic, Small is Powerful. Lumix GF2 lebih kecil dari pendahulunya, tetapi memiliki lebih banyak feature. Layar sentuhnya sangat memudahkan penggunaan dan tersedia viewfinder untuk pemotretan yang lebih personal. Namun, jika konfigurasi diubah, GF2 dapat menjadi sebuah alat yang luar biasa. Pasangkan flash dan kamera ini menjadi kamera yang bagus. Pasangkan mic, maka GF2 berubah menjadi camcorder Full HD yang juara. Apa lagi yang kurang?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 18, 2026 - 0

Call of Duty Warzone Mobile Akan Hentikan Layanan Servernya

Activision resmi akan matikan server dari Call of Duty Warzone…
February 18, 2026 - 0

Mewgenics Gantikan Hades II Sebagai Roguelike Dengan Pemain Terbanyak

Mewgenics kembali buktikan kesuksesannya di Steam, dengan kalahkan Hades II…
February 18, 2026 - 0

Kingdom Come: Deliverance 2 Dikabarkan Akan Masuk Game Pass

Teaser terbaru dari media sosial Xbox mengisyaratkan Kingdom Come: Deliverance…
February 18, 2026 - 0

Kualitas Visual FFVII Remake Part 3 Dijamin Tetap Tinggi Meski Rilis Multiplatform

Walaupun rilis untuk multiplatform, Square Enix jamin kualitas visual FFVII…