Pembahasan MIMO dalam UBiQUiTi Road Show 2011
Perkembangkan teknologi jaringan telah menghadirkan sebuah arsitektur wireless yang dapat menghadirkan jaringan yang handal dan juga murah. Arsitektur tersebut adalah MIMO (Multiple Input – Multiple Output). Sayangnya, informasi mengenai arsitektur MIMO tersebut masih sangat sedikit. Oleh karena itu, Spectrum Indonesia, master dealer Ubiquity untuk wilayah Asia, mencoba memperkenalkan teknologi MIMO tersebut ke pelaku dan pengamat IT di Indonesia melalui acara Ubiquity Road Show 2011.

Bertempat di Hotel Le Grandeur, Mangga Dua, Jakarta Utara, hari ini Ubiquity Road Show 2011 resmi dimulai. Salah satu praktisi IT terkemuka Indonesia, Bapak Onno W. Purbo, diserahi kepercayaan untuk menjadi narasumber mengenai arsitektur tersebut. Menurut penjelasan Onno, MIMO menggunakan lebih dari satu antena pemancar dan penerima untuk mendapatkan channel bandwith yang lebih lebar. Hal tersebut memungkinkan jaringan wireless memiliki jangkauan yang lebih luas dan juga kecepatan transfer daya yang lebih tinggi. MIMO juga kompatibel dengan standar WiFi yang sebelumnya.

Onno juga menjelaskan bahwa MIMO dapat menjadi alternatif yang mumpuni untuk jaringan yang ada saat ini. MIMO, yang pengakuisisiannya tidak membutuhkan biaya besar, tentu saja menjadi pilihan yang lebih menarik dibandingkan dengan fiber optic, yang biaya instalasinya sangat tinggi dan tidak fleksibel. MIMO juga memiliki kelebihan dibandingkan dengan teknologi wireless baru WiMAX. MIMO beroperasi di frekuensi 2.4 Ghz yang merupakan frekuensi bebas, sedangkan WiMAX berada di frekuensi berbayar.
Melihat kelebihan yang dimiliki MIMO tersebut, Spectrum Indonesia berharap teknologi tersebut akan semakin dikenal luas baik oleh pelaku maupun konsumen IT di Indonesia. Mereka juga akan meneruskan pembahasan MIMO tersebut di wilayah Indonesia lain, Bali dan Jawa Timur, pada bulan-bulan mendatang.











