Gran Turismo 5 Asia Tournament Final: Rule, Gaming Gear & Prizes

Reading time:
February 21, 2011

Sony Gran Turismo 5 Asia Final adalah babak akhir dari event GT5 Asia Tournament 2010/2011. Oleh karena itu, segenap panitia dan organizer yang terkait sudah menyiapkan serangkaian peraturan yang akan membuat Sony Gran Turismo 5 Asia Final ini lebih menarik dan menantang. Mari kita simak satu- persatu peraturan yang ada!

Track Selection : Autodromo Nazionale Monza, Italia

GT5 monza

Sedikit berbeda dari lintasan Rome yang digunakan pada saat penyisihan, kali ini Sony lebih memilih untuk menggunakan Track Monza. Lintasan ini cukup menarik karena sebagian besar diisi dengan high-speed section, tetapi tetap memiliki 2 buah tikungan chicane yang akan menguji kemampuan braking para pesertanya.

Jika kita menyimak gambar diatas, terdapat lintasan lurus panjang yang dimulai dari garis start yang segera disusul chicane yang tajam(variante del rettifilo). Bagian tersebut menyebabkan para peserta harus menurunkan kecepatan cukup drastis. Tikungan yang cukup lebar di Curca Grande membuat para pembalap bisa sedikit menambah kecepatan, tapi pada akhirnya harus berhadapan dengan chicane ke-2 (Variente della Roggia), walaupun belum seketat chicane pertama, yang berpotensi menurunkan speed para peserta cukup jauh. Berikutnya peserta harus melewati Curve Di Lesmo, dua buah tikungan konsekutif ke kanan, lalu menjalani Curve del Serraglio, yang bentuknya hampir menyerupai garis lurus. Di section akhir track ini terdapat chicane terakhir(Variente Ascari) yang jauh lebih loose dari chicane pertama dan kedua , disusul lintasan lurus panjang yang diakhiri tikungan lebar, Curva Parabolica.

Mengingat track ini sebagian besar terdiri dari high-speed corner dan juga lintasan lurus yang agak panjang,titik dimana para peserta akan saling melakukan overtaking adalah pada salah satu tikungan atau chicane yang memiliki speed cukup rendah.

Cukup ulasan mengenai lintasan yang digunakan, sekarang mari kita simak mobil yang akan digunakan peserta!

Car Selection

Sama halnya dengan babak penyisihan sebelumnya, Sony hanya mengizinkan penggunaan 5 (lima) seri mobil dari Mercedez-Benz, yaitu :

  • 300SL Coupe ‘54
  • C63 AMG ‘08
  • SL55 AMG(R230) ,02
  • SLS AMG ‘10
  • SLR McLaren ‘09

Melihat pilihan mobilnya, kemungkinan besar peserta akan memilih SLS AMG ’10 atau SLR McLaren ’09. Satu hal yang harus diingat, walaupun secara spesifikasi horsepower( HP) SLR McLaren lebih tinggi dari SLS AMG, SLS AMG memiliki tingkat akselerasi yang lebih menguntungkan bagi para peserta, terutama saat keluar dari low speed corner/chicane. Salah satu kelemahan SLS AMG dari SLR McLaren adalah mobil ini cukup ‘liar’, sehingga para peserta harus sedikit hati-hati dalam mengontrol akselerasi supaya tidak selip.

GT5 SLS AMG Gullwing1


Settings – Driving Option

GT5 Driving Option

Driving option adalah tempat mengubah berbagai opsi yang nantinya akan sangat berpengaruh terhadap karakteristik handling mobil yang digunakan. Pada seluruh bagian Turnamen GT5 ini, Sony menerapkan driving option sebagai berikut :

  • Transmission : AT or MT
  • Front Tires : Sports Hard
  • Rear Tires : Sports Hard
  • Driving Line : ON
  • Traction Control System : 5
  • Skid Recovery Control : OFF
  • Active Steering : OFF
  • ASM : OFF
  • ABS : 1
  • Mechanical damage : Heavy/Strong

**Panitia hanya mengizinkan pengubahan setting transmisi(hanya AT atau MT), sedangkan sisanya tidak boleh diubah(default). **

Di sini tampaknya Sony benar-benar ingin menguji kemampuan para peserta dalam menghandle mobil yang mereka gunakan. Dimulai dari penggunaan ban Sports Hard (ban jenis ini memiliki daya cengkram jauh lebih terbatas dari ban Racing Soft yang digunakan pada penyisihan di beberapa negara) lalu disusul handling assist ‘Skid Recovery Control’ yang dimatikan,  dan sedikit saja kesalahan akan mengakibatkan mobil selip keluar jalur. Semua tantangan tersebut akan membuat handling mobil para peserta menjadi semakin tricky. Yang semakin menambah beban mental para peserta adalah setting mechanical damage yang akan diset ke Heavy. Jika para peserta menabrak mobil lain maupun tembok yang ada di track sampai mengakibatkan kerusakan mesin, it’s all over.

Terlihat sulit? Tidak juga, setidaknya Sony masih sedikit berbaik hati dengan masih membiarkan Traction Control System(TCS) hidup. Menurut kami, setting driving option seperti ini betul-betul tantangan yang pas bagi calon pembalap GT5 terbaik Asia!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…