Kingston Genesis DDR3 2133 Mhz: RAM Sandy Bridge Berperforma Tinggi

Reading time:
February 25, 2011

Platform Pengujian

  • Processors : Intel Core i7 2600K
  • Motherboard : Gigabyte P67A-UD7
  • Graphics cards : MSI GTX460 Hawk1GB GDDR5
  • Memory : 2×2GB Kingston HyperX Genesis DDR3  2133 C9 4 GB kit
  • Harddisk : Western Digital Velociraptor  300 GB (10000RPM)
  • Power Supply : Cooler Master Silent Pro Gold 800W
  • Heatsink : Cooler Master Hyper 212+
  • Monitor : AOC 24″
  • OS : Windows 7 Ultimate 64-bit
  • Drivers : Nvidia Driver 266.58

Hasil Pengujian

Pada pengujian kali ini, kami memberikan perbandingan kecepatan memori default antara memori RAM DDR3 biasa/standar ( kecepatan standar yang diatur oleh Intel/default/1333 MHz CL 9-9-9-24 1T) berbanding dengan memoryi RAM dari Kingston ini yang memiliki 2 pilihan pengaturan kecepatan/profile XMP (Intel Xtreme Memory Profile), yakni : 2133 MHz  CL 9-11-9-27 2T 1,65 v (XMP1) dan 1866MHz CL 9-9-9-27  2T 1,65v (XMP2)

Berikut hasil pengujian kami.

Everest

everest read1

Memori RAM Kingston ini memiliki kecepatan baca (Read Speed) yang tinggi. Pada profile XMP1, RAM ini mampu membaca data hampir 5000 MB/s lebih cepat dibandingkan RAM standar. Sedangkan untuk profile XMP2, RAM ini memiliki kecepatan baca yang sedikit lebih rendah dari profile kecepatan penuhnya (XMP1).

everest write1

Pada pengujian kecepatan tulis (Write Speed), RAM Kingston ini memiliki angka yang lumayan tinggi. Pada profile XMP1, RAM ini mampu membaca data hampir 2000MB/s lebih cepat dibanding memori RAM standar. Sedangkan untuk profile XMP2, RAM ini memiliki kecepatan tulis yang sedikit lebih rendah dari profile kecepatan penuhnya (XMP1).

Super Pi

Superpi 32m1

Kami juga mencoba RAM dengan aplikasi perhitungan bilangan Pi (Super Pi) yang menjadi favorit para overclocker. Software ini sangat sering digunakan dalam perlombaan overclocking tingkat international. Pada software ini, RAM memiliki peranan yang penting sebagai salah satu faktor dominan yang mempengaruhi kecepatan perhitungan. Semakin cepat prosesor dan  RAM Anda, maka semakin cepat/kecil waktu perhitungan yang dibutuhkan.

Pada profile XMP1, RAM ini mampu mendapatkan kecepatan perhitungan 12,5 detik lebih cepat daripada kecepatan RAM standar. Sedangkan untuk profile XMP2, RAM ini memiliki kecepatan 4 detik lebih lambat dari XMP1.

Cinebench R10

cinebenchR10 Genesis1

Pada benchmark sintetik Cinebench R10 ini, terlihat sedikit peningkatan performa antara XMP 1 dengan RAM standar. Peningkatan berkisar 500 poin saja. Pada profile XMP2  pun hanya berbeda 150 point saja dengan XMP1.

3DMark 2011

3d mark 111

Kami juga mengunakan Software 3Dmark 11. Walau tentunya software ini digunakan bukan untuk melakukan pengujian graphics card. Untuk pengujian RAM ini kami menggunakan opsi benchmark “Physics Test” (perhitungan bilangan fisika) dari 3DMark 11 ini. Benchmark “Physics Test” ini berfungsi untuk menghitung kecepatan sistem dari komputer. Hasil pengujian ini sangat dipengaruhi oleh kecepatan prosesor dan memori RAM.

Pada profile XMP1, RAM Kingston ini mampu melaju lebih cepat 1000 point meninggalkan kecepatan RAM standar. Sedangkan untuk profile XMP2 sendiri hanya lebih lambat 300 point dari XMP1.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

March 30, 2026 - 0

Coba Langsung Pokémon Mezastar, Arcade dengan Sistem Koleksi yang Bikin Ketagihan

Kami mencoba memainkan langsung game arcade kolektibel Pokémon Mezastar, yang…
March 30, 2026 - 0

Game Arcade Pokémon Mezastar Galaxy Series Segera Hadir, Bawa Gigantamax

Game arcade Pokémon Mezastar akan hadirkan update baru bertajuk Galaxy…
March 27, 2026 - 0

Microsoft Tampilkan Jajaran Game 3rd Party Via Xbox Partner Preview Maret 2026

Microsoft gelar Xbox Partner Preview pada Maret 2026 ini, guna…
March 27, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Akan Kurangi Produksi Console Switch 2

Akibat performa penjualan yang tidak mencapai target di AS, Nintendo…