NostalGame: Winning Eleven 4

Reading time:
February 20, 2011

Bagaimana Sensasi Setelah Memainkannya Kembali?

Winning Eleven 4 15

Pertanyaan yang tidak terlalu sulit dijawab sebenarnya. Oke, Winning Eleven 4 memang membangkitkan lagi nuansa nostalgia yang selama ini terpendam dan merupakan salah satu game yang menyita waktu saya di masa-masa Playstation masih menjadi raja, tetapi ketika memainkannya sekarang? Tidak lagi menarik seperti dulu.

Sistem yang terlalu sederhana, gerak yang kaku, kualitas grafis yang memang buruk menjadi nilai minus untuk memainkannya sekarang ini. Tetapi ada satu hal yang dapat kita cermati dari memainkan sebuah game klasik kembali, yakni perkembangan dari franchise tersebut hingga masa sekarang, dan Konami ternyata tidak membuat para fans nya kecewa.

Winning Eleven 4 351 pes2011 2010 10 28 21 52 25 50 R

Jika Anda membandingkan Winning Eleven 4 dengan Pro Evolution Soccer 2011 yang dirilis untuk konsol next-gen, maka Anda dapat memahami perubahan apa saja yang sudah dihadirkan Konami untuk membuat game ini tampil semakin baik dari tahun ke tahun. Perbedaan yang signifikan inilah yang menjadi kunci mengapa Winning Eleven akan menjadi franchise game sepak bola yang abadi dan melegenda, tidak perlu diragukan lagi. Sementara franchise lain seperti FIFA? Belum mampu membangkitkan ketertarikan saya untuk menyentuhnya kembali setelah masa Winning Eleven 4 memasuki hidup saya.

Editors Said

Ius1 Deliusno said, “Saat memainkan game seri ke 4 dari Winning Eleven ini, saya memiliki ekspektasi yang tinggi. Winning Eleven sebelumnya mampu memberikan suasana permainan sepak bola yang luar biasa. Benar saja, Konami mampu memberikan nuansa yang lebih menyenangkan lewat WE 4. Gerakan pemain yang realistis, kontrol yang menyenangkan, komentator yang membuat semangat. Semuanya ada di game ini! Shutoooooo!”
ernest1 Ernest Dimitria said, “The best soccer game for Psone, the best version of WE on Psone, best graphics & player movement, most challenging AI…needless to say, it’s addictive!!” (Salah satu game terbaik untuk Playstation pertama, versi terbaik dari WE itu sendiri, kualitas grafis dan gerakan pemain terbaik, komputer yang menantang. Intinya? Adiktif!!)
IMG 0786 Yufianto Gunawan said, “Winning Eleven 4 itu game sepakbola modern pertama yang pernah saya mainkan. Memang, saya tidak terlalu sering memainkan game ini, sebab waktu era kejayaan game ini – saya tidak punya Playstation. Saya hanya sempat beberapa kali memainkannya di rumah teman. Dari beberapa kali memainkan game ini, saya merasa game ini cukup menarik – terutama bila dimainkan beramai-ramai dengan teman. Hanya saja, satu hal sedikit disayangkan, diluar teriakan “Shutoooooo!” game ini hanya mendukung komentator berbahasa Jepang yang terkesan datar”
IMG 0762 Gatot Tri Yuwono said, “Walaupun saya bukan penggemar game bertema sepakbola, saya harus mengakui Winning Eleven 4 mampu memberikan pengalaman bermain game bola yang berbeda dibandingkan game bertema sejenis yang ada pada saat itu. Kontrol pemain yang realistis, AI yang menantang, kiper yang susah ditembus, dan lain-lain. Bahkan walaupun lebih banyak jadi penonton, saya bisa merasakan ketegangan yang terjadi selama pertandingan berlangsung. Secara keseluruhan, inilah game sepakbola terbaik yang ada saat itu dan mampu memberikan pengalaman yang tidak mudah dilupakan.
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 11, 2026 - 0

MMORPG Seal M on Cross Buka masa Pre-Registration

Seal M on Cross hadir sebagai revitalisasi MMORPG anyar via…
February 11, 2026 - 0

Sacred Octagon Ubah Soal Matematika Jadi Game Seru

Belajar matematika memang bukan favorit untuk sebagian anak-anak. Namun, Sacred…
February 11, 2026 - 0

Remedy Entertainment Nobatkan CEO Baru, Veteran Dari EA & CCP Games

Demi sukseskan Control Resonant, Remedy Entertainment angkat CEO baru yang…
February 11, 2026 - 0

Black Myth: Zhong Kui Berikan Trailer Spesial Rayakan Tahun Baru Imlek

Demi sambut datangnya tahun baru Imlek, Black Myth: Zhong Kui…