[PR] Cisco Melaporkan Pendapatan Kuartal Kedua
- Penjualan Bersih Kuartal Kedua: $10,4 miliar (meningkat 6% dibandingkan tahun sebelumnya)
- Pemasukan Bersih Kuartal Kedua: $1,5 miliar GAAP; $2,1 miliar non-GAAP
- Pendapatan Per Saham Kuartal Kedua: $0,27 GAAP (meningkat 16% dibandingkan tahun sebelumnya); $0,37 non-GAAP (menurun 8% dibandingkan tahun sebelumnya)
JAKARTA, Indonesia – 16 Februari 2011 – Cisco, pemimpin dunia dalam bidang jaringan yang mentransformasi bagaimana orang terhubung, berkomunikasi, dan berkolaborasi, hari ini melaporkan hasil kuartal keduanya untuk periode yang berakhir pada tanggal 9 Januari 2011. Cisco melaporkan penjualan bersih kuartal keduanya sebesar $10,4 miliar, pemasukan bersih berdasarkan GAAP sebesar $1,5 miliar atau $0,27 per saham, dan untuk pemasukan bersih non-GAAP sebesar $2,1 miliar atau $0,37 per saham.
“Kuartal ini berjalan seperti yang telah kita perkirakan. Strategi kami untuk mengintegrasikan berbagai produk kami melalui pendekatan arsitektural berjalan dengan baik, dan kami menghantarkan inovasi di setiap jajaran produk besar kami,” kata John Chambers, Chairman and CEO, Cisco. “Sebagai sebuah perusahaan, kami sedang melalui periode transisi sebagaimana mana kami mulai bergerak agresif di pasar dengan strategi arsitektural kami. Kami telah melalui transisi pasar seperti ini berkali-kali, menempatkan Cisco dan pelanggan kami untuk sukses. Secara sederhana, kami menjalani evolusi kami dan kepempimpinan industri generasi depan.”
|
GAAP Results |
|||
|
|
Q2 2011 |
Q2 2010 |
Vs. Q2 2010 |
|
Net Sales |
$ 10.4 billion |
$ 9.8 billion |
6.0 % |
|
Net Income |
$ 1.5 billion |
$ 1.9 billion |
(17.9 %) |
|
Earnings per Share |
$ 0.27 |
$ 0.32 |
(15.6 %) |
|
Non-GAAP Results |
|||
|
|
Q2 2011 |
Q2 2010 |
Vs. Q2 2010 |
|
Net Income |
$ 2.1 billion |
$ 2.3 billion |
(11.2 %) |
|
Earnings per Share |
$ 0.37 |
$ 0.40 |
(7.5 %) |
Penjualan bersih selama enam bulan pertama tahun fiskal 2011 sebesar $21,2 miliar, dibandingkan dengan enam bulan pertama tahun fiskal 2010 yaitu sebesar $18,8 miliar. Pemasukan bersih untuk enam bulan pertama tahun fiskal 2011 berdasarkan GAAP sebesar $3,5 miliar atau $0,61 per saham, dibandingkan dengan enam bulan pertama tahun fiskal 2010 sebesar $3,6 miliar atau $0,62 per saham. Pemasukan bersih non-GAAP untuk enam bulan pertama tahun fiskal 2011 adalah $4,5 miliar atau $0,80 per saham, dibandingkan dengan enam bulan pertama tahun fiskal 2010 yang sebesar $4,5 miliar atau $0,76 per saham.
Highlight Keuangan Lain
- Arus kas dari operasional adalah $2,6 miliar untuk kuartal kedua tahun fiskal 2011, dibandingkan dengan kuartal kedua tahun fiskal 2010 yang sebesar $2,5 miliar dan dibandingkan dengan arus kas pada kuartal pertama tahun fiskal 2011 sebesar $1,7 miliar.
- Kas, setara kas dan investasi tercatat sebesar $40,2 miliar pada akhir periode kuartal kedua tahun fiskal 2011, dibandingkan dengan akhir tahun fiskal 2010 sebesar $39,9 miliar, dan dibandingkan dengan akhir kuartal pertama tahun fiskal 2011 yaitu sebesar $38,9 miliar.
- Selama kuartal kedua tahun fiskal 2011, Cisco melakukkan pembelian kembali 89 juta sahamnya melalui program pembelian kembali saham pada harga rata-rata $ 20,15 per lembar saham dengan total sebesar $ 1,8 miliar. Terhitung pada 29 Januari 2011, Cisco telah membeli kembali 3,3 miliar sahamnya pada harga rata-rata $ 10,81 per lembar saham dengan total sebesar $ 69,3 miliar sejak dimulainya program pembelian kembali saham. Pada tanggal 18 November 2010, jajaran direksi Cisco mengesahkan tambahan pembelian kembali saham sebesar $ 10 miliar melalui program pembelian kembali saham, meningkatkan total jumlah pembelian saham kembali menjadi $ 82 miliar. Sisa jumlah untuk pembelian kembali saham di bawah program ini, termasuk tambahan pengesahan ini, mencapai $ 12,7 miliar dengan tanpa tanggal penghentian.
- Days Sales Outstanding (DSO) dalam piutang pada akhir periode kuartal kedua tahun fiskal 2011 adalah 40 hari, dibandingkan dengan akhir periode kuartal pertama tahun fiskal 2011 yaitu selama 38 hari, dan dibandingkan dengan akhir periode kuartal kedua tahun fiskal 2010 yaitu 39 hari.
- Inventaris tidak tetap berdasarkan GAAP pada kuartal kedua tahun fiskal 2011 sebesar 10,6, dibandingkan dengan kuartal pertama tahun fiskal 2011 sebesar 11,2 dan kuartal kedua tahun fiskal 2010 yang sebesar 12,1. Inventaris tidak tetap berdasarkan non-GAAP sebesar 10,0 di kuartal kedua tahun fiskal 2010, dibandingkan dengan dengan kuartal pertama tahun fiskal 2011 sebesar 10,8 dan kuartal kedua tahun fiskal 2010 sebesar 11,7.
“Dengan total penghasilan kas sebesar $ 2,6 miliar untuk kuartal kedua ini, dan pendapatan sebesar $ 10,4 miliar, kekuatan finansial dan posisi kas kami merupakan keunggulan kompetitif yang besar untuk kami,” ujar Frank Calderoni, Executive Vice President and Chief Financial Officer, Cisco. “Kami sangat fokus untuk eksekusi yang kuat dan memajukan bisnis untuk membuahkan hasil bagi pelanggan, pemegang saham, dan karyawan kami.”
Inovasi Cisco
- Cisco memperkenalkan Cisco VideoscapeTM, platform TV komprehensif untuk para service provider yang dirancang untuk menghadirkan TV digital dan konten online dengan media sosial dan aplikasi komunikasi untuk menciptakan pengalaman hiburan video rumah dan mobile yang baru.
- Cisco telah mengumumkan Cisco Virtualization Experience Infrastructure (VXI), solusi dan sistem virtualisasi desktop komprehensif yang terdiri dari teknologi kolaborasi, borderless networking dan data center dari Cisco dan ekosistem vendor virtualisasi.
- Cisco tmeluncurkan Cisco Catalyst® 3560-C dan Catalyst 2960-C Compact Series Switches yang dirancang untuk menghantarkan konektivitas yang berkeamanan tinggi dan hemat biaya.
- Cisco menambahkan produk-produk storage, keamanan dan jaringan baru untuk portofolio usaha kecil “Connect” dan “Secure” guna membantu usaha kecil agar dapat menghubungkan karyawan dan perangkat dengan cepat, mudah dan aman dengan konten yang mereka butuhkan, kapanpun diperlukan.
- Cisco meluncurkan serangkaian produk, inovasi dan layanan yang dirancang agar Cisco TelePresence® dan kolaborasi video lebih terjangkau, mudah untuk dikelola dengan menggunakan arstektur sederhana, dan lebih banyak yang tersedia melalui layanan cloud.















