Fab@home: Menggabungkan Seni dan Teknologi ke dalam Pengolahan Makanan

Reading time:
March 9, 2011

Food Printer 1Banyak orang yang menganggap makanan sebagai sebuah bentuk seni. Banyak pula yang menganggap makanan sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Bagi segelintir orang, makanan adalah keduanya. Laboratorium di Cornell University dan French Culinary Institute, New York, mengadakan sebuah projek kerja sama yang dinamakan fab@home. Proyek ini menggabungkan seni menghidangkan masakan dengan teknologi yang diterapkan melalui printer 3D.

Dave Arnold, direktur teknologi kuliner di French Culinary Institute, mengatakan bahwa banyak orang yang mengira teknologi printer 3D ini akan digunakan semata-mata untuk membuat kue tar dengan bentuk yang beragam. Berbeda dengan pendapat tersebut dan berbicara seperti seorang pecinta kuliner sejati, Dave Arnold berharap melalui teknologi ini mereka dapat menciptakan tekstur dan hidangan makanan yang belum pernah ada sebelumnya.

Food Printer

Jeffrey Lipton, peneliti dari lab Cornell University, mengatakan bahwa printer 3D yang mereka gunakan dapat menghasilkan bentuk makanan yang sebelumnya tidak dapat dilakukan dengan tangan. Para peneliti ini telah menggunakan berbagai jenis bahan makanan, seperti cokelat, keju, hummus, kerang, kalkun, dan seledri. Bahan makanan tersebut dihaluskan dan dimasukkan ke dalam mesin printer. Mulut pipa pada printer 3D akan mengeluarkan bahan makanan sesuai dengan kombinasi dan bentuk yang telah ditentukan.

Food Printer 2

Apabila teknologi ini berhasil menemukan jalan ke dunia kuliner Indonesia, saya sangat tertarik untuk melihat aplikasinya pada berbagai masakan tradisional.

Source: CBC News

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

February 27, 2026 - 0

Warner Bros Discovery Akan Diakuisisi Paramount Setelah Netflix Mundur

Perang bidding antara Paramount dan Netflix untuk bisa akuisisi Warner…
February 27, 2026 - 0

Highguard Diklaim Ditinggal Tencent Ketika Alami Kegagalan

Kabar baru semakin memanaskan drama seputar Highguard, dengan klaim Tencent…
February 27, 2026 - 0

PS5 Pro Akan Dapatkan Upgrade PSSR Baru, Janjikan Gambar Lebih Tajam

Sony resmikan upgrade grafik PSSR untuk PS5 Pro, dengan peningkatan…
February 27, 2026 - 0

Resident Evil Requiem Raih Rekor Peak Player Tertinggi Untuk Franchise Itu di Steam

Begitu tingginya antusiasme gamer akan Resident Evil Requiem langsung terlihat…