Review: Overclocking MSI N580GTX Lightning
Kesimpulan

Seperti penjelasan yang telah kami sebut pada awal artikel, cukup disayangkan pada sample graphics card MSI N580GTX Lightning yang kami ujikan kali ini, belum dapat mencapai clock 1GHz/1000 MHz dengan cukup stabil. Walaupun, kami sudah mengerahkan feature Triple Over Voltage secara maksimal. Dengan setting Triple Over Voltage sudah kami “mentok kanan”-kan tersebut, pengujian yang kami lakukan pada clock 1GHz dirasakan terjadi “throttling down” atau menghasilkan skor cenderung lebih rendah dan seringkali terjadi crash di tengah-tengah pengujian, dan pada akhirnya kami menyerah pada setting 985/2350 MHz @ 1.15 V.
Walaupun “misi” clock 1 GHz belum dapat tercapai, tetapi dengan kombinasi clock 985/2350 MHz yang kami gunakan tersebut, kami cukup terkesan dengan scaling peningkatan performa yang didapatkan dibandingkan performa defaultnya. Peningkatan clock hingga 153 MHz yang didapatkan tersebut mampu membawa skor pengujian sekitar 16-17% lebih tinggi. Tetapi di balik performa yang tinggi dari clock yang dicapai tersebut, tentu saja terdapat “harga yang harus dibayar” sebagai konsekuensinya. Kami sendiri tidak menyarankan untuk penggunaan overclock pada setting seperti ini untuk penggunaan sehari-hari. Mengapa begitu? Selain penggunaan konsumsi daya yang akan membengkak hingga 131 Watt lebih boros, juga suhu dan tingkat kebisingan yang dihasilkan pun terasa sangat tinggi.
Selanjutnya kami akan membawa MSI N580GTX Lightning ini ke level yang lebih tinggi dengan penggunaan Extreme Cooling LN2 (Liquid Nitrogen) untuk mendapatkan clock paling tinggi yang bisa diraih. Graphics card Lightning ini juga sudah dilengkapi dengan beberapa switch yang mendukung untuk penggunaan Extreme Cooling LN2. Switch seperti perlindungan dari “Cold Bug” yang kerap menghantui overclocker extreme saat menggunakan LN2 sebagai pendinginnya. Nantikan artikel kami selanjutnya, janya di JagatReview!
















