Review Prolimatech Armageddon: Without Sacrificing Space

Reading time:
April 5, 2011

Hasil Pengujian

Profile 1 (Default)

Prosesor @133 x 22 (2926 Mhz), Turbo Boost Enabled
Memory DDR3 @1600 Mhz, CL9-9-9-24 1T
VCore 1.2 v, VTT 1.2 v, VDimm 1.65 v

CPU Default
*klik untuk memperbesar.
Default Temperature Log
*klik untuk memperbesar.
Def MM Chart

Profile 2 (Overclocked)

Prosesor @181 x 21 (3801 Mhz), Turbo Boost Disabled
Memory DDR3 @1810 Mhz, CL9-11-9-24 1T
VCore 1.3 v, VTT 1.3 v, VDimm 1.65 v

CPU OC
*klik untuk memperbesar.
OC Temperature Log
*klik untuk memperbesar.
OC MM Chart

Karena tidak dapat memasang fan berukuran 120 mm, kami menguji heatsink ini dengan sebuah fan Noctua NF-P14 140 mm yang memiliki kecepatan maksimal 1200RPM. Di pengujian kali ini, kami juga melakukan komparasi performa Prolimatech Armageddon dengan heatsink DeepCool Ice Matrix 600 dan Thermalright Archon. Dalam kondisi default, performa Prolimatech Armageddon ini terlihat agak tertinggal dengan Thermalright Archon. Suhu maksimal yang dicapai terpaut sekitar empat derajat dan hanya terpaut kurang lebih dua derajat dari DeepCool Ice Matrix 600.

Dengan harapan performa ketika sistem ter-overclock cukup bersaing, kami mengubah setting-an sistem agar tidak berlama-lama penasaran dengan hasilnya. Tampaknya, harapan kami agar heatsink ini dapat bersaing dengan Thermalright Archon harus  pupus karena dari hasil pengujian, heatsink ini “hanya” mampu sedikit mengungguli DeepCool Ice Matrix 600 dalam menahan beban berlebih yang dihasilkan Intel Core i7 930 kami yang ter-overclock. Suhu maksimal meningkat hingga 85 derajat walau suhu 85 derajat ini hanya tampil sesaat jika dilihat di log temperature kami.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…