Review WWE Allstars: Pertarungan Bintang dengan Konsep Baru
Mainkan Pegulat Klasik Favorit Anda


Apalah arti sebuah kata Allstars jika Anda tidak bisa memainkan bintang pegulat favorit Anda di dalam game ini. Untungnya THQ mengerti akan hal ini dan menghadirkan muka-muka lama nan familiar yang sempat membekas di hati kita. Para pensiunan yang sempat menjadi idola kita, seperti Stone Cold Steve Austin, The Rock, dan Andre The Giant dihadirkan kembali di dalam game ini. WWE Allstars juga masih menyediakan segudang pegulat legendaris lainnya untuk dibuka melalui persyaratan tertentu.

Mode-mode yang dihadirkan juga membuat Anda mengenang masa-masa kejayaan WWE dulu. Ada dua mode berbeda yang dapat membantu Anda sedikit bernostalgia. Ada Path of Champions, dimana Anda dapat memilih salah satu pegulat untuk masuk ke dalam skenario perebutan gelar yang sempat menjadi sejarah di perhelatan WWE. Anda bisa menantang Undertaker pada saat kemunculan pertamanya atau melawan pasangan tag team Generation X yang legendaris. Pada mode yang lain, Anda dapat menikmati settingan pertandingan antara para legenda yang ada. Semuanya akan membantu Anda mengorek kembali ingatan akan adrenalin yang terpompa di masa lalu.

Jika Anda tidak tertarik dengan pegulat yang ada, Anda dapat menciptakan pegulat yang Anda impikan sendiri. Mode yang dihadirkan untuk itu juga memiliki interface yang mudah dimengerti, sehingga mudah dilakukan. Anda dapat menciptakan siapapun sesuai yang Anda inginkan. Dari bentuk wajah hingga tato yang menempel di tubuhnya. Sayangnya, di WWE Allstars ini, Anda tidak dapat menciptakan gerakan finishing dan signature sendiri atau mengadaptasikan kombinasi layaknya WWE versi lama. Sebuah kekurangan yang sepantasnya tidak terjadi.
Kemana Para Pegulat Wanita?

Anda mungkin kebingungan jika Anda termasuk yang mengagumi karakter pegulat wanita legendaris di WWE karena Allstars sama sekali tidak menyediakan mereka untuk Anda mainkan. Anda tidak akan menemukan karakter pegulat wanita sama sekali di game ini, bahkan untuk unlockables-nya sekalipun. Jika Anda berusaha menyegarkan suasana dan berusaha menciptakannya dari creation mode, THQ juga tidak menambahkan modul dasar wanita di dalamnya. Anda seperti terperangkap dalam sebuah stereotyping sexist bahwa gulat WWE adalah olahraga yang tercipta dan hanya bisa dinikmati oleh para pria. Jadi jika Anda merindukan Trish Stratus, jangan mainkan game ini.
Kesimpulan

WWE Allstars yang lahir dari tangan THQ ini memang patut diacungi jempol. Gamer sendiri memang harus diakui sudah mulai pesimis dengan franchise game WWE yang tidak banyak berubah dari tahun ke tahun. Perkembangan yang ada sudah tampak seperti stagnan, elemen baru yang ditambahkan biasanya hanya sekitar plot atau karakter pegulat baru. Di balik rasa pesimis itulah, THQ menemukan celah untuk menghadirkan game WWE yang sama sekali baru. WWE Allstars membuat rasa optimis itu kembali hadir.
Dibalik kesan komikal yang dihadirkan melalui desain karakter dan gerakan yang dihadirkan di game ini, WWE Allstars tidak dapat dipungkiri mampu menumbuhkan kembali rasa senang dan adrenaline rush yang sempat hilang dari seri sebelumnya. Ini seperti memainkan sebuah game gulat yang memang dibangun atas dasar fun. Melihat signature dan finisher move yang tampil dengan sangat belebihan memang memanjakan mata. Apalagi sound effect yang dihadirkan juga membuat seolah semua gerakan tersebut memang sangat menyakitkan.
Tidak ada yang lebih menyenangkan selain memainkan karakter pegulat yang kita idolakan sejak dulu dan tidak pernah lagi tampil di masa sekarang. Allstars menawarkan kesempatan untuk itu. Memainkan kembali The Rock dan Stone Cold tentu akan menghadirkan nuansa nostalgia dan sekaligus menyenangkan, apalagi diiringi dengan theme song mereka yang memorable.
Sayangnya, harus diakui bahwa game ini memiliki beberapa kekurangan yang cukup mengganggu. Mode yang dihadirkan terlalu sedikit variasinya, sehingga permainan terasa agak monoton. Tidak adanya karakter wanita sama sekali juga membuat game ini tidak mampu menghadirkan atmosfer WWE yang lebih maksimal. Mode create superstarnya juga tampak dibuat setengah-setengah.
Kekurangan dan kelebihan game ini tetap membuat WWE Allstars hadir sebagai sebuah game yang masih mampu menghasilkan pengalaman bermain yang menyenangkan. Saya merekomendasikan game ini untuk para penggemar game WWE di luar sana. Jangan pesimis dulu dengan tampilannya yang aneh karena yang terpenting adalah gameplay.
Kelebihan:

- Desain karakter komikal.
- Signature dan finisher move yang keren.
- Pertarungan menyenangkan.
- Pegulat Legendaris yang dihadirkan banyak.
Kekurangan:

- Mode yang minim.
- Tidak ada karakter wanita.
- Minim alternatif untuk membangun karakter.
Cocok untuk: Penggemar WWE
Tidak cocok untuk: Penggemar yang menginginkan pertarungan gulat nyata














