Creative Memperkenalkan Dua Tablet ZiiO

Reading time:
May 26, 2011

Pada tahun 1990, nama Creative melejit melalui produk sound card, CD-ROM drive, kartu grafis, dan speaker di bawah nama Sound Blaster. Satu dekade setelahnya, Creative memperkenalkan alat pemutar musik dan konten multimedia, seperti Creative Jukebox, Nomad, Muvo, dan ZEN. Namun, kehadiran Apple dan jajaran perangkat iPod mulai menenggelamkan popularitas Creative. Paul Seow, Regional Sales Manager Creative, pada hari Kamis (26/5) menekankan kembalinya brand Creative dalam dunia audio, multimedia, dan entertainment.

Creative ZEN Style M300
ZEN Style M300.

Creative memperkenalkan MP3 player terbaru mereka, ZEN Style M300. MP3 player dengan layar sentuh berukuran 1,45” ini tersedia dalam empat kapasitas memori, yaitu 4 GB, 8 GB, dan 16 GB. Selain memutarkan file MP3, ZEN Style M300 juga memiliki fungsi radio FM. Namun, bukan feature tersebut yang membuatnya berbeda dengan kompetitornya, melainkan kemampuan untuk memainkan musik secara wireless. Ini membuat ZEN Style M300 cocok untuk disandingkan dengan jajaran speaker Creative.

Selain MP3 player baru, Creative turut terjun ke dalam persaingan perangkat tablet yang semakin sengit. Creative memperkenalkan ZiiO 10” dan ZiiO 7” yang merupakan tablet berbasis Android 2.1 (Eclair) dan dilengkapi dengan prosesor 1GHz ARM Cortex A8. Kedua tablet ini menggunakan layar resistive dengan ukuran 10 inci beresolusi 1024×600 di ZiiO 10” dan 7 inci beresolusi 800×480 di ZiiO 7”. Sama seperti jajaran speaker wireless Creative, kedua tablet ini dilengkapi dengan teknologi Apt-X yang memastikan keaslian kualitas audio pada saat dimainkan melalui koneksi Bluetooth. Feature standar, seperti Accelerometer, built-in speaker, kamera depan, dan slot kartu memori (SD untuk ZiiO 10” dan Micro SD untuk ZiiO 7”) juga tersedia pada kedua tablet tersebut.

ZiiO 10
Creative ZiiO 10".
ZiiO 7
Creative ZiiO 7".

Paul Seow menerangkan mengenai filosofi penyediaan produk Creative yang difokuskan pada kualitas tertinggi dalam harga yang dapat dijangkau oleh massa. Salah satu pengorbanan yang dilakukan oleh Creative dalam mewujudkan hal tersebut adalah tidak menggunakan sistem operasi Android Honeycomb, melainkan menggunakan Eclair. Honeycomb memang merupakan sistem operasi yang didesain khusus untuk tablet, tetapi kinerjanya belum maksimal dan harganya lebih mahal. Dengan menggunakan Eclair, Creative berharap dapat menyuguhkan pengalaman penggunaan tablet yang lancar dengan harga yang dapat bersaing dengan produk sekelasnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…