Setelah Rilis Satu Tahun, Aplikasi iPad Menjadi Lebih User-Friendly
Setiap perilisan produk baru, baik itu gadget, software, atau sejenisnya, pastinya akan selalu disusul dengan perbaikan dan pengembangan di masa depan. Begitu pula yang terjadi kepada aplikasi yang ada di iPad. Dikabarkan, setelah perilisan iPad sejak setahun yang lalu, aplikasi pihak ketiga yang ada di iPad mengalami perkembangan yang signifikan di bidang penggunaan.
Jakob Nielsen, yang biasa dikenal sebagai “King of Usability”, mengumumkan hasil dari pengujian interface aplikasi iPad. Ia menemukan fakta baru bahwa aplikasi iPad saat ini “less wacky” dan lebih mudah digunakan dibandingkan penampilannya pertama kali tahun lalu. Nielsen mengatakan bahwa proyek ini memang sebuah jalan yang sangat panjang, padahal iPad baru rilis satu tahun. “Jika kita kembali ke beberapa tahun lalu saat kemunculan web pertama kali, pastinya kita merasakan betapa buruknya produk tersebut hingga ia perlahan membaik seiring berjalannya waktu,” ujarnya.
foto: labnol.org
Pengembangan aplikasi tidak dapat lepas dari pertanyaan: apa yang sebenarnya diinginkan pengguna? Apa yang mereka harapkan jika menekan tombol A dan apa yang mereka harapkan saat memilih sebuah menu? Para pengembang aplikasi seharusnya melakukan riset dan pengujian terhadap beberapa pengguna sebelum merilis aplikasi gubahan mereka secara resmi. Inilah yang dilewatkan oleh Apple saat pertama kali melakukan pengujian terhadap aplikasi-aplikasi yang terdapat di dalam iPad. Nielsen menyatakan, sebelum perilisan resmi iPad, tim pengembang aplikasi iPad tidak diberikan kesempatan untuk mengetes aplikasi tersebut ke masyarakat umum. Apple hanya mengizinkan beberapa programer untuk mengetes aplikasi tersebut di ruangan tertutup tanpa jendela di markas besar Apple.
“Akibatnya, user interface dari batch awal iPad tercecer, dengan sedikit konsistensi dari aplikasi-aplikas yang ada. Aplikasi-aplikasi tersebut akan “bertingkah” berbeda saat digeser dan ditekan. Beberapa aplikasi lainnya memiliki interaksi yang cukup kompleks,” tambah Nielsen. Untungnya, aplikasi iPad yang ada sekarang sudah lebih simpel dan user-friendly. Untuk mendukung penelitiannya, Nielsen merekrut 16 pengguna iPad yang telah memakai tablet tersebut selama dua bulan. Nielsen dan timnya memperhatikan subjek tes saat dirilis dan berinteraksi dengan 26 aplikasi berbeda dan enam website.















