Apa Kabar Hacker yang Menyerang Industri Game?

Tahun 2011 mungkin menjadi tahun yang meninggalkan memori buruk bagi industri game, khususnya yang berkaitan dengan keamanan di dunia maya. Kejadian yang terburuk dengan jelas menimpa salah satu perusahaan raksasa di industri ini, Sony. Setelah memperkarakan salah satu hacker ternama – Geohotz di meja hukum, kelompok hacker justru menjadikan Sony sebagai target utama serangan. Playstation Network yang sudah dibangun dengan cukup solid harus menemui “ajalnya”, hancur berantakan di tangan para peretas ini. Lebih mengejutkan lagi, bahwa serangan ini sebenarnya terjadi di perusahaan-perusahaan game yang lain.
Nintendo sempat mengemukakan bahwa mereka juga mengalami masalah peretasan yang tidak jauh berbeda. Dengan tersangka utama adalah kelompok hacker yang sama, server Nintendo dibobol. Untungnya, produsen Wii U tersebut tidak memuat informasi berharga seperti data informasi pengguna di server tersebut. Hal inilah yang membuat peretasan ini tidak mengakibatkan masalah yang terlalu besar bagi Nintendo. Namun, nasib yang lebih buruk harus dirasakan dua perusahaan developer game – Codemasters dan Epic Games.

Codemasters yang terkenal lewat berbagai game simulasi balapnya yang mumpuni, mengumumkan kabar buruk ini Jumat lalu. Seperti yang dialami oleh Sony, berbagai data informasi para pengguna berhasil dicuri oleh sang peretas. Informasi itu mencakup nama, alamat, nomor telepon, password, dan alamat IP. Untungnya server tersebut tidak memuat data yang berhubungan dengan nomor kartu kredit. Sementara Epic Games yang terkenal lewat seri Gears of Wars dan engine grafis – Unreal, juga mengalami hal yang tidak jauh berbeda. Hanya saja konsekuensi yang diterima lebih ringan karena data yang tercuri hanya berhubungan dengan e-mail dan password. Kedua perusahaan tersebut sudah melakukan tindak pencegahan, termasuk menginformasikan hal tersebut kepada pelanggan yang bersangkutan.

Bagaimana dengan kabar penegakan hukum atas kasus ini sendiri? Kepolisian Spanyol mengaku sudah menangkap tiga dari kelompok Anonymous yang bertanggung jawab atas serangan PSN. Ketiga hacker ini akan menghadapi tuntutan dan ancaman hukuman hingga tiga tahun. Dari kepolisian Spanyol ini pula lah terungkap bahwa Anonymous tidak hanya bertanggung jawab atas serangan-serangan di industri game, namun juga beberapa nama besar perbankan di seluruh dunia. Apa reaksi Anonymous atas kejadian ini? Sebuah tweet resmi dari mereka cukup menggambarkan apa yang akan terjadi ke depannya, “Dear @policia, Expect us. #Anonymous.”
UPDATE : Ancaman Anonymous terhadap kepolisian Spanyol terbukti benar. Kemarin waktu setempat, situs Kepolisian Spanyol berhasil diretas dan sempat tidak berfungsi untuk beberapa saat. Selain Codemasters dan Epic, Bethesda juga menjadi target berikutnya dari kelompok hacker – Lulzsec ynag berhasil mencuri data pribadi para pelanggannya. Mereka meminta tebusan yang cukup “nyeleneh” untuk Bethesda: semua informasi penting tentang Elder Scrolls V: Skyrim dan sebuah tribut untuk nama mereka ketika game ini diluncurkan pada bulan November nanti.

Source: Various














