Brother Ingin Populerkan Kembali Printer Label

Author
Deliusno
Reading time:
June 22, 2011

Brother Indonesia hari ini memperkenalkan beberapa produk printer label-nya di Indonesia. Printer-printer tersebut hadir dalam ukuran compact dan bentuk yang menarik. Selain itu, printer label tersebut juga tersedia untuk beberapa segmen sekaligus, seperti perkantoran dan juga penggunaan di rumah.

IMG 04311

Hari ini, Brother berusaha mempopulerkan kembali produk printer label. Produk printer label buatan Brother diberi nama P-Touch. Produk tersebut terdiri dari beberapa varian, yaitu handheld, desktop, PC Printer, dan QL Printer.

Untuk mencetak label, printer ini tidak menggunakan tinta sama sekali. P-Touch menggunakan sistem thermal, mirip dengan cara kerja mesin fax. Label khusus akan digunakan untuk proses pencetakkan. Setelah selesai mencetak, mesin printing label buatan Brother ini akan secara langsung melakukan proses laminating. Menurut Brother, hal tersebut dilakukan untuk menjaga hasil cetakan yang ada agar tidak cepat rusak. Brother sendiri mengklaim kalau hasil cetakan printer ini mampu bertahan selama 5 tahun apabila diletakkan di luar ruangan secara terus menerus.

IMG 0421

Beberapa seri yang diperkenalkan hari ini di antaranya adalah PT-7600 (khusus untuk industri), PT-90 (didesain untuk penggunaan di rumah), PT-2030 (printer label yang berbentuk desktop), dan QL-570 (berbentuk printer mini).

Setiap printer label yang sudah disebutkan sebelumnya, memiliki jenis label yang berbeda-beda. Brother sendiri memiliki empat buah jenis label, yaitu TZ tape, DK tape, HG tape, dan M tape.

IMG 04191
Label printer.

P-Touch series hadir di Indonesia melalui distributor PT. Harrisma Agung Jaya. Printer-printer tersebut memiliki variasi harga antara Rp200,000,- hingga Rp5.000,000,-. Labelnya sendiri dijual dari harga Rp99,000,- hingga Rp500,000,-.

Mungkin sebagian besar dari Anda familiar dengan produk printer label. Produk tersebut mengizinkan Anda untuk mencetak label dengan mudah dan cepat. Sayangnya, popularitas dari printer tersebut mulai menghilang. Anda diharuskan untuk mencetak label secara manual melalui printer biasa atau langsung menulis di label tersebut.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…