Penelitian: Video Games Menurunkan Angka Kejahatan

Reading time:
June 27, 2011
crime scene

Perdebatan tentang dampak yang dihasilkan video games memang tak akan pernah berakhir. Ada pro dan kontra tentang keterlibatan salah satu media hiburan ini dalam berbagai masalah sosial dan kesehatan yang dihadapi manusia saat ini. Mulai dari kegemukan hingga tingkat agresivitas yang berujung ke tingkah laku yang merusak. Terlepas dari kesetujuan atau ketidaksetujuan para gamer mengenai semua dampak tersebut, berbagai penelitian terus dilakukan untuk menghasilkan kepastian. Hasil penelitian terbaru? Video games ternyata berdampak positif menurunkan angka kejahatan.

Penelitian yang dilakukan University of Texas memperlihatkan hal tersebut. Walaupun tidak dijelaskan secara rinci metode yang digunakan, kesimpulan yang dihasilkan dari percobaan ini cukup bertentangan dengan persepsi umum yang ada. Penelitian ini menunjukkan bahwa walapun ada kecenderungan agresivitas muncul di subjek percobaan di setting laboratorium, belum ada bukti nyata bahwa agresivitas itu muncul di dunia nyata dan menyebabkan tindak kejahatan. Yang terjadi jutsru sebaliknya, angka kejahatan menurut akibat video games.

Apa yang mendasari hal ini? Ada dua fakta menarik yang ditemukan. Pertama, bahwa gamer yang bermain game sering kali menghabiskan cukup banyak waktu di depan televisi, menghasilkan sebuah “Incapacitation effect”. Para gamer akan lebih sering menghabiskan waktu di layar kaca, memimalisasi probabilitas mereka beraktivitas di luar gaming yang berpotensi tindak kejahatan. Kedua, fakta bahwa agresi yang terjadi saat bermain game sering kali bersifat sementara dan membantu para gamer mengeluarkan semua dorongan energi itu di sana. Akibatnya? Mereka akan bersikap lebih tenang di dunia nyata.

gaming girls

Dengan banyaknya penelitian yang memperlihatkan sisi positif dunia gaming, tidak serta merta menjustifikasi bahwa kita boleh bermain game 24 jam non-stop tanpa istirahat dan merasakan panasnya matahari. Seperti yang dikatakan pepatah, sesuatu yang berlebihan itu tidak pernah baik sifatnya. Jadi, para gamer – Let’s play responsibly!

Source: Kotaku

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 20, 2026 - 0

Bukti Baru Monster Hunter Wilds Akan Masuk Switch 2 Kembali Ditemukan Dataminer

Pembicaraan mengenai kemungkinan masuknya Monster Hunter Wilds ke Nintendo Switch…
February 20, 2026 - 0

Avowed Rilis di PS5 Bersama Anniversary Update

Avowed rayakan ulang tahun pertamanya dengan rilis di PS5 dan…
February 20, 2026 - 0

Skyrim Versi Nintendo Switch 2 Beri Update Untuk Perbaiki Frame Rate

Pemain Skyrim di Nintendo Switch 2 akhirnya bisa bernafas lega…
February 20, 2026 - 0

Unreal Tournament 2004 Kembali Rilis Untuk PC Modern

Komunitas OldUnreal merilis Unreal Tournament 2004 secara gratis dengan izin…