Review L.A.Noire: Mahakarya Rockstar yang Mengagumkan

Reading time:
June 3, 2011

Hadirkan Suasana Klasik yang Kental

LA Noire 6
Mobil-mobil klasik

L.A. Noire sendiri memang mengambil latar tahun 1947 yang penuh dengan nuansa klasik. Hebatnya lagi, Rockstar mampu meramunya cukup sempurna. Kita tidak hanya membicarakan koleksi mobil klasik yang bisa Anda kendarai menyusuri kota, namun juga berbagai elemen lain pendukung permainan yang lain. Alunan lagu-lagu lawas yang mungkin sebagian besar tidak kita kenali menjadi salah satu bukti yang paling nyata.

LA Noire 281
Menyentuh barang bukti? Hal lumrah di 1947!

Ketika Anda pertama kali memainkan game ini, Anda mungkin terkejut dan bingung melihat bagaimana Phelps bisa dengan seenak jidat menyentuh setiap barang bukti yang ada di TKP. Apakah itu tidak menghilangkan sidik jari? Lantas Anda akan terdiam dan berpikir ulang: apakah di tahun 1947 teknologi pengenal sidik jari sudah ditemukan? Aha! Itulah jawabannya. Seperti inilah L.A. Noire menghadirkan suasana tahun 1947 dalam kondisi yang sesungguhnya. Tidak ada GPS, jalanan yang sempit, dan traffic yang membuat frustrasi.

Mengeksploitasi Darah, Kekejaman, dan Ketelanjangan

LA Noire 761
Mayat tak pernah indah dipandang mata.

L.A. Noire bukanlah game yang pantas dimainkan oleh mereka yang belum cukup umur. Itu adalah sesuatu yang pasti. Walaupun kematian dan pembunuhan sering menjadi “konsumsi” melalui media massa di dunia nyata, bukan berarti itu menjadi dasar legalisasi bahwa anak di bawah umur dapat memainkan game ini. L.A. Noire menghadirkan semua elemen tersebut secara eksplisit. Anda akan melihat banyak darah, daging yang tersayat, mayat, potongan tubuh, hingga ketelanjangan itu sendiri. Sebagian besar dari hal ini akan Anda temukan di mayat yang harus Anda selidiki.

Kesimpulan

LA Noire 1191
MUST PLAY!!

Rockstar patut mendapatkan acungan jempol karena keberhasilannya melahirkan game dengan kualitas seperti L.A. Noire. Teknologi face capture yang selama ini mereka gembar-gemborkan memang memberikan bukti nyata. Setiap karakter yang dihadirkan mampu menampilkan reaksi yang begitu nyata sehingga menghasilkan sensasi tak ubahnya sedang menonton sebuah film interaktif saja. Apalagi, dukungan voice acting yang membuat permainan ini tampil begitu epik. Memang akan ada sedikit kesulitan untuk menyesuaikan diri dan memberikan respon yang tepat di awal-awal permainan, namun seiring dengan permainan Anda akan belajar “membaca” kebohongan di wajah para saksi.

L.A. Noire bukanlah sebuah game open-world karena dasarnya Anda tidak dapat melakukan banyak hal dengan kebebasan yang ditawarkan untuk mengelilingi kota ini kecuali berbagai sub-quest yang mudah. Fokus utama game ini ada di jalur investigasi Anda pada pembunuhan yang terjadi dan menemukan pelakunya.

Sebagai sebuah game yang mementingkan kalimat dan clue yang ada, bahasa Inggris akan menjadi penyelamat utama Anda. Jangan pernah mencoba memainkan game ini jika bahasa Inggris Anda hanya terbatas pada “Yes” dan “No” saja karena Anda tidak akan menemukan esensi kasus yang ada dan apa saja yang perlu ditanyakan. Ya, kecuali Anda menggantungkan permainan seru ini di walkthrough.

Rockstar memang sudah menekankan di awal bahwa L.A. Noire akan berfokus di wajah sebagai unsur utama yang akan dibangun. Hal ini cukup mengorbankan gerak tubuh para karakter di dalamnya, tidak terlihat sehalus pergerakan wajah mereka. Anda terkadang menemukan glitch di mana tubuh karakter dapat menembus bangunan tertentu dan bergerak monoton. Untungnya, hal ini tidak terlalu berpengaruh ke keasyikan bermain game ini.

Saya hanya bisa menyarankan agar Anda segera memainkan game ini. Terlepas dari Anda tertarik atau tidak, L.A. Noire akan menjadi standar baru di dalam dunia gaming khususnya yang berhubungan dengan face capture. Plot dan gameplay unik yang dihadirkan Rockstar di dalam game ini juga pantas menjadi fokus perhatian. L.A Noire is A MUST PLAY!

Kelebihan

  • Reaksi wajah realistis.
  • Plot yang ditawarkan.
  • Suasana klasik yang kental.
  • Gameplay unik.
  • Cameo
  • Kekejaman yang dihadirkan.

Kekurangan

  • Gerak tubuh yang terlihat kaku.
  • Beberapa glitch.
  • Pertanyaan dan respon yang scripted.

Cocok untuk gamer:

  • yang mengerti bahasa Inggris;
  • menyukai drama pembunuhan;
  • tidak takut darah;
  • necrophilia.

Tidak cocok untuk gamer:

  • yang hanya bisa berbahasa Swahili;
  • senang menonton Dora the Explorer;
  • necrophobic.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 13, 2026 - 0

God of War Trilogy Remake Sedang Dalam Pengembangan

State of Play February 2026 umumkan God of War Trilogy…
February 13, 2026 - 0

Konami Reveal Castlevania: Belmont’s Curse, Kembali ke 2.5D Side Scrolling

Setelah sekian lamanya franchise ini tidak rilis game baru, akhirnya…
February 13, 2026 - 0

God of War Sons of Sparta Rilis Mendadak Setelah State of Play February 2026

God of War Sons of Sparta yang selama ini hanya…
February 13, 2026 - 0

Gameplay Silent Hill: Townfall Diperlihatkan Untuk Pertama Kalinya

Setelah bungkam semenjak diumumkan pada 2022, Konami akhirnya perlihatkan gameplay…