W32/Obfuscated.J: Manfaatkan Celah dalam Jaringan dan AutoPlay

Reading time:
June 4, 2011

Virus dari mancanegara terus menyerang jaringan komputer di Indonesia, mulai dari Stuxnet, Ramnit, hingga Webmoner. Tahun 2009, telah muncul satu varian baru yang terdeteksi oleh Norman sebagai Trojan.Obfuscated. Program antivirus lain mendeteksinya dengan nama yang berbeda, McAfee dan Microsoft mengenalnya dengan nama Rimecud, Symantec dan Kaspersky mengenalnya dengan nama Palevo, dan Dr.Web mendeteksinya sebagai Trojan.Downloader. Virus ini merupakan salah satu kelompok trojan yang mampu mengganggu sistem komputer dalam jaringan dan mencoba memanipulasi sistem yang ada dalam jaringan. Salah satu aksi yang mengganggu dari trojan ini adalah melakukan broadcast internet dan membuat kompputer menjadi lambat.

Trojan Obfuscated

Salah satu varian Trojan.Obfuscated yang baru terdeteksi adalah W32/Obfuscated.J. Sejak akhir Januari 2011, virus ini telah memakan banyak korban. Ciri-ciri utama Trojan ini antara lain ukurannya sebesar 49 kb, memiliki ektensi “exe”, dan lokasi file dalam “C:\WINDOWS\wjdrive32.exe. Penyebarannya pun dapat melalui jaringan internet dan Removable Drive dengan memanfaatkan celah autoplay. Berikut sederetan gejala dan efek yang ditimbulkan oleh virus ini:

  • Trojan W32/Obfuscated.J berusaha aktif dan berjalan menggunakan file program Visual Basic, bahkan ketika pengguna tidak memiliki program tersebut di komputernya. Melalui program tersebut, W32/Obfuscated.J dengan mudah melakukan infeksi, membaca aktivitas pengguna, dan melakukan koneksi di Remote Server.
  • Aktivitas W32/Obfuscated.J dapat memperlambat pengoperasian Windows Explorer dan membuatnya menjadi error.
  • Trojan W32/Obfuscated.J berusaha melakukan koneksi ke Remote Server untuk melakukan pengiriman informasi melalui beberapa port acak.
  • Trojan W32/Obfuscated.J terus men-download file dari Remote Server yang bertujuan agar virus tersebut tetap ter-update dan tidak mudah dikenal oleh antivirus.
  • Trojan W32/Obfuscated.J mampu mengirimkan berbagai informasi dari komputer korban ke remote server.
  • Agar dapat terus terkoneksi ke Remote Server, Trojan W32/Obfuscated.J mematikan fitu Windows Firewall dalam komputer.

Lalu, bagaimana cara mengatasi Trojan tersebut? Semua langkah yang harus dilakukan oleh pengguna dipaparkan dengan jelas dalam vaksin.com.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…