Attack the Block: Invasi Alien di Selatan Kota London
Masih segar di benak saya film epik Hollywood yang rilis awal tahun ini yang berkisah mengenai invasi alien ke bumi, Battle: Los Angeles. Dalam film tersebut, diceritakan bumi mengalami invasi besar-besaran dari makhluk angkasa luar yang ingin mengambil persediaan air di bumi untuk bahan bakar mereka. Beberapa personel US Army harus berjuang mati-matian untuk melindungi beberapa warga sipil, mengalahkan para alien, dan menyelamatkan Los Angeles dari kehancuran.
Attack the Block juga berkisah mengenai invasi alien namun memiliki gaya penceritaan yang jauh berbeda dari film gubahan Jonathan Liebesman di atas. Film ini memusatkan ceritanya kepada lima remaja penghuni sebuah apartemen yang berjuang melawan invasi alien dan menyerang gedung apartemen mereka karena alasan tertentu.

Moses (John Boyega), Pest (Alex Esmail), Dennis (Franz Drameh), Jerome (Leeon Jones), dan Biggz (Simon Howard) adalah preman jalanan yang sering meresahkan masyarakat karena sering terlihat menodong pejalan kaki. Suatu hari, sebuah benda seperti meteor jatuh tak jauh dari tempat gang tersebut berada. Mereka pun menemukan bahwa itu bukanlah meteor melainkan alien. Mereka mengejar alien tersebut, membunuhnya, dan membawanya ke tempat tinggal mereka. Tak lama berselang, lebih banyak benda serupa meteor yang jatuh dan para alien pun serempak mengejar Moses dkk. Alien yang memiliki wujud menyerupai campuran gorila dan serigala ini mencari dan menginginkan sesuatu yang hanya bisa diberikan oleh Moses dkk. Jika para alien tersebut tidak mendapatkan yang mereka mau, Moses dkk pun harus menyerahkan nyawa mereka! From zero to hero!

Horror with Comedic Vein
Attack the Block merupakan film feature pertama Joe Cornish. Film ini juga diwarnai penampilan artis-artis pendatang baru, seperti John Boyega, Alex Esmail, Leeon Jones, dan Simon Howard. Walau begitu, semua pendatang baru tersebut memang sudah memiliki bekal akting karena mereka semua mendalami akting di kelas drama. Pemilihan remaja-remaja ini untuk memerankan karakter yang cukup krusial di film ini dianggap sebagai keputusan yang brilian karena Joe Cornish memang menginginkan filmnya memiliki unsur ABG jalanan yang kental. Anak-anak tersebut tentunya memiliki apa yang Joe inginkan hingga mereka bisa terpilih!
Walau menggunakan penampil pendatang baru, bukan berarti film ini menjadi dangkal dari segi akting. Kelima anak tersebut justru memberikan penampilan yang sangat memuaskan, apalagi dengan jargon-jargon unik dan dialog cerdas yang berhasil membuat penonton tertawa puas. Akting mereka sebagai “street gang” pun harus diacungi empat jempol. Awesome!

Selain pemilihan para aktor yang memerankan karakter-karakter di film ini, Joe juga menggunakan teknik unik yang sudah hampir ditinggalkan orang beberapa tahun belakangan ini: membuat karakter aliennya secara langsung, bukan menggunakan teknologi CGI. Joe menjabarkan bahwa ia ingin para pemainnya melakukan semua adegan senyata mungkin seperti yang tersaji di layar bioskop.
Di Inggris, film ini mendapatkan respon yang lumayan positif dari berbagai pihak. Secara general, IMDB memberikan rate 7.4/10 dan Rotten Tomatoes memberikan rate 91% fresh! Walau film ini diperankan oleh remaja dan memang memiliki gaya yang “sangat remaja”, bukan berarti film ini aman ditonton oleh remaja di bawah 17 tahun. Serangkaian adegan sadis dan banyaknya bahasa slang dan umpatan tentunya kurang baik dikonsumsi oleh anak yang belum cukup umur. Overall, film ini dapat direkomendasikan untuk disaksikan di akhir pekan. Enjoy!
Tanggal rilis:
29 April 2011 (USA)
Genre:
Action, sci-fi
Durasi:
88 menit
Sutradara:
Joe Cornish
Pemain:
Jodie Whittaker, John Boyega, Alex Esmail, Franz Drameh, Leeon Jones, Simon Howard, Luke Treadaway, Nick Frost, Jumayn Hunter
Studio:
Bigtalk Pictures
Tayang di:
Blitz Megaplex















