[PR] SAP dan Tim Google Mengaplikasikan “Data Besar” di Peta

Reading time:
July 28, 2011

Pengaplikasian yang Intuitif dari Data Enterprise ke Peta Rencana untuk mendapatkan keputusan bisnis yang lebih baik.

Jakarta, 27 Juli 2011 — SAP AG (NYSE: SAP) hari ini mengumumkan kolaborasinya dengan Google. Kolaborasi yang dilakukan ini ditujukan untuk memfasilitasi para pelanggan SAP  dalam menata data yang bervolume besar lengkap dengan visualisasinya, serta informasi lebih cepat di lokasi saat itu, guna membantu mengambil keputusan.  SAP berencana memajukan bisnis perangkat lunak business analytics dengan kemampuan mencari data berdasarkan lokasi, yang memungkinkan orang bisa berinteraksi dengan informasi di lokasi saat itu juga (real-time) melalui  Google Maps™. Hal ini merupakan rencana lanjutan dari  rekam jejak kolaborasi antar dua perusahaan besar ini sebelumnya. Dan pastinya yang terkini pernah dilakukan SAP dengan Google adalah aplikasi SAP® StreamWork™ dalam Google Apps Marketplace™ yang terintegrasi dengan Google Docs™ dan adopsi OpenSocial Pengumuman kolaborasi SAP dan Google Maps ini dilakukan di Santa Clara California, 27-28 Juli 2011, dalam AlwaysOn Silicon Valley Innovation Summit.

SAP dan Google bekerja sama untuk berbagi aplikasi enterprise dengan banyak pelanggan pengguna perangkat mereka, guna membuat hidup jutaan orang di dunia menjadi lebih ‘mudah” tiap harinya, melalui penggunaan Google Maps dan Google Earth. Dengan kemampuan berbasis lokasi yang cerdas, SAP membawa informasi perusahaan melalui kedinamisan Google, interaksi peta, satelit dan bahkan hingga level jalanan.  Sebagai hasilnya, pelanggan bisa melakukan analisis bisnis mereka dalam konteks geospatial (berdasarkan tata ruang/lokasi) menjadi lebih efektif untuk dimengerti di mana posisi mereka, baik secara regional, global dan tren lokal yang ada, serta bagaimana mereka bisa memberikan dampak dari beberapa skenario berbeda untuk meningkatkan efisiensi, laba dan keuntungan lainnya. Untuk melihat kecerdasan aplikasi berbasis lokasi ini, lihat video singkat “Demo: Demo: SAP and Google Team for Location-Based Intelligence.”

SAP selama ini telah menjalankan konvergensi enterprise dan pelanggan perangkat lunak, memberikan sejumlah peningkatan kepada orang-orang agar mampu membuat keputusan bisnis yang penting melalui sejumlah layar teknologi sosial bergerak, menavigasi mereka dengan sejumlah data besar yang kompleks, meningkatkan volume pertumbuhan, variasi dan meningkatkan kecepatan mendapatkan informasi.

Dengan cakupan yang global dan komprehensif, Google Maps adalah peta online paling populer di dunia. Untuk pelanggan enterprise, Google Maps akan memberikan keefektivan dan platform peta yang membuat pelanggan lebih mudah mendapatkan visualisasi data geografi. Perusahaan baik besar maupun kecil, dapat mempergunakan infrastruktur Google agar dapat memproses sejumlah data geografi yang bervariasi secara cepat, demi keuntungan bisnis mereka.

Berikut adalah contoh bagaimana solusi-solusi SAP dengan adanya aplikasi Google Maps API Premier yang mampu memberi keuntungan dari informasi enterprise ke dalam perangkat peta yang intuitif :

● Operator telekomunikasi bisa menggunakan Google Earth dan perangkat lunak SAP BusinessObjects Explorer™ untuk memunculkan panggilan telepon analisis yang tidak bisa diteruskan, dengan pinpoint (titik temu) koordinat geografi dari menara yang tak bisa meneruskan panggilan telepon itu.

● Sebuah departemen bisa mendapatkan informasi pajak di peta departemen dan grup-nya, dan bisa melihat pajak mana yang tertinggi, dan mana yang terendah.

● Bank bisa melakukan pemetaan data pinjaman yang diberikan kepada nasabahnya pada Google Maps

● Dengan SAP StreamWork, perusahaan bisa melihat melakukan kolaborasi antara bagian pengepakan dan pengiriman barang dengan lokasi pelanggan yang komplein secara geografi melalui pinpoint lokasi pada peta, sehingga bisa memutuskan mana yang harus diprioritaskan dan mana yang harus ditambah.

● Operator-operator mal/taman hiburan  bisa menggunakan Google Maps API premier dan mendapat informasi lalu lintas secara real-time dengan SAP® BusinessObjects™ solutions sehingga bisa mengirim pesan-pesan kepada pelanggan dalam rangka memuaskan pelanggan.

● Sensus di Amerika Serikat bisa berdasarkan pada peta Google dan bisa dilihat berdasarkan grup dan negara bagiannya.

Penawaran terbaru bidang enterprise dari kolaborasi SAP dan Google ini rencananya akan tersedia pada peluncuran produk –produk enterprise SAP mendatang, termasuk solusi SAP BusinessObjects dan aplikasi mobile. Lebih jelasnya, bagaimana cara kerjanya di beberapa perangkat, lihat:  Screenshots: Location-Based Intelligence from SAP.”

“Hari ini, akan lebih banyak lagi informasi geografi yang bisa dilihat, ini merupakan dimensi baru untuk data enterprise,” kata Sanjay Poonen, president, Global Solutions, SAP AG. “SAP dengan Google ini mengawinkan perangkat lunak enterprise yang kuat dengan platform peta paling populer, yang memberikan cara baru untuk orang-orang agar lebih mengerti dan berinteraksi dengan informasi bisnis. Kami bertujuan memberikan pelanggan kami, kesempatan untuk menjadi bagian dari analisis bisnis yang dikombinasikan dengan pemetaan geografis yang cerdas dan menggunakan analis interaktif itu untuk merespon segala kejadian saat itu juga, real-time,”pungkas Sanjay Poonen.

“Kami sangat senang bekerjasama dengan SAP untuk membantu para konsumen enterprise dengan menggunakan perangkat peta Google dan perangkat lunak SAP,” Dave Girouard, president, Google Enterprise.

“Integrasi ini akan membuat pelanggan SAP menjadi lebih mudah melakukan visualisasi data geografi dan membuat keputusan bisnis yang lebih baik,” terang Dave Girouard.

Untuk info lebih lanjut, termasuk video demo, kunjungi Business Analytics newsroom. Follow SAP BusinessObjects on Twitter at @businessobjects

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…
October 29, 2026 - 0

Capcom Matikan Server Street Fighter V Demi Atasi Masalah Keamanan

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di…