Review Shadow of the Damned: Basmi Iblis Neraka Demi Seorang Wanita!

Reading time:
July 6, 2011

Kesimpulan

Shadow of the Damned 761
Sebuah game third person shooter yang layak untuk dimainkan.

Dengan menawarkan visualisasi dan konsep action berbalut horor, Shadow of The Damned harus diakui menghadirkan pengalaman bermain yang cukup menyenangkan. Peran Shinji Mikami memang membuat gameplay kental dengan rasa Resident Evil (khususnya dua seri terakhir), namun tidak di sisi puzzle yang ada. Hadir sederhana, Anda dapat bergerak dari chapter ke chapter tanpa banyak halangan berarti, membuat progres bermain bergerak cepat. Neraka akan menjadi tempat bermain Anda yang cukup menghibur.

Jika Anda merupakan gamer yang menyukai tantangan, maka Shadow of The Damned sama sekali tidak direkomendasikan. Anda akan menemukan game ini berjalan dengan cukup mudah, bahkan dalam setting kesulitan normal sekali pun. Semua musuh dan Boss yang dihadirkan (bahkan Boss terakhir juga) dapat dikalahkan dengan beberapa langkah sederhana. Semua kelemahan tereksploitasi dengan cukup jelas, membuat Anda langsung memahami mana yang harus diserang dan dihancurkan telebih dahulu.

Lantas, apakah Shadow of The Damned pantas untuk menyita sedikit waktu hidup Anda? Saya akan mengakuinya: PANTAS. Mengapa? Karena game ini menghadirkan pengalaman bermain yang menyenangkan dalam balutan aksi yang cukup intens. Namun, jangan pernah berharap game ini akan menawarkan sensasi yang menakutkan, karena pada dasarnya, Shadow of The Damned adalah sebuah game third person shooter yang tak berbeda dengan game action lainnya. Ini bukanlah game hrror!

Kelebihan:

Shadow of the Damned 841
More Blood!
  • Gameplay yang fun.
  • Desain senjata yang keren.
  • Setting yang menarik mata.
  • Puzzle dan musuh yang sederhana.
  • Gore, blood, sex, and violence.

Kekurangan:

Shadow of the Damned 147
Kurang menantang, kelemahan terlihat dengan jelas.
  • Kurang menantang.
  • Lelucon Hostpur yang mengacaukan esensi cerita.
  • Waktu gameplay singkat.

Cocok untuk gamer: Penggemar game action, third person shooter

Tidak cocok untuk gamer: Penggemar genre horror, di bawah umur, pemuja iblis

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Bodi Form Factor Clamshell Material Menggunakan Aluminum untuk cover bagian…
June 26, 2026 - 0

Review ADVAN AI Gen Ultra T: RAM 16 GB, Prosesor Intel Core Ultra, Harga Cuma Rp 9 Jutaan?!

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Kombinasi Logam…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Bodi ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026 Form Factor Clamshell Material…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…