Andal Software Akan Gunakan Model Bisnis Multi-Sided

Author
Deliusno
Reading time:
August 11, 2011
andal software

Jika Anda bekerja di bidang HR, pasti pernah mendengar nama Andal Software. Andal Software merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri software. Perusahaan asli asal Indonesia tersebut banyak menelurkan software khusus untuk dunia enterprise, di antaranya adalah Andal PayMaster dan Andal Kharisma. Andal PayMaster merupakan software untuk perhitungan Payroll, PPh 21, dan attendance. Sedangkan Andal Kharisma aplikasi untuk HR, Payroll, PPh 21 dan attendance.

Berkat PayMaster dan Kharisma, Andal Software terus mencapai kesuksesan. Namun, menurut Indra Sosrodjojo, Direktur Andal Software, kesuksesan tersebut tidak diraih dengan mudah. Bahkan, Andal Software pernah mengalami masa keterpurukan di tahun 2002! Apa sebabnya? Menurut Sosrodjojo, Andal Software pernah salah dalam mengambil model bisnis. Saat itu, Andal Software menggunakan model bisnis Enterprise Market. Mereka menjual software akunting siap pakai langsung ke beberapa perusahaan. Namun, karena perusahaan-perusahaan tersebut memiliki sistem akuntansi yang berbeda, terpaksa Andal mengirimkan karyawannya untuk melakukan kustomisasi. Sayangnya, saking banyaknya perusahaan yang ingin melakukan kustomisasi, Andal Software tidak mampu menangani semuanya. Oleh karena itulah, Andal mulai memasuki masa keterpurukan.

Langkah apa yang diambil Indra Sosrodjojo untuk mengeluarkan Andal Software dari masa kelam tersebut? Sosrodjojo yakin, kalau mereka tetap menjual software yang sama dengan sebelumnya, Andal tidak akan keluar dari masa keterpurukan. Oleh karena itu, Sosrodjojo langsung melakukan gebrakan dengan meluncurkan beberapa software yang berbeda dari sebelumnya. Apabila sebelumnya Andal meluncurkan software khusus untuk akunting, kali ini mereka meluncurkan software payroll. Sistem payroll sebuah perusahaan biasanya tidak akan berbeda dengan perusahaan lain. Setiap tahunnya pun, peraturan pajak akan terus berubah. Dua hal tersebut menjadi dasar pertimbangan Andal untuk meluncurkan software tersebut. Ternyata benar saja, Andal mulai keluar dari masa gelapnya tersebut.

Dalam masa keterpurukannya tersebut, Andal mulai mencari model bisnis yang lebih baik. Dari hasil pencariannya tersebut, mereka menemukan model bisnis Multi Sided. Model bisnis Multi Sided telah digunakan selama ini oleh Apple melalui iTunes-nya. Awalnya, Apple berusaha keras untuk memperluas pasar gadget iOS-nya. Setelah berhasil, mereka mulai menjual aplikasi dari pihak ketiga dan juga musik melalui iTunes. Dengan kata lain, Multi Sided dapat berarti pihak perusahaan akan memperluas dulu pasarnya sehingga pihak ketiga dapat memanfaatkan pasar tersebut. Andal Software sendiri akan mulai mengaplikasikan model bisnis tersebut di software terbarunya, PayMaster 2012, yang baru akan diluncurkan dalam kurun waktu beberapa bulan ke depan.

Apakah Andal Software akan meraih keuntungan yang besar di model bisnis barunya nanti? Kita tunggu saja perkembangannya!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 13, 2026 - 0

Penjualan Console Dilaporkan Turun Drastis Ketika Harganya Tembus US$900

Penjualan console dilaporkan mengalami penurunan drastis di 2026, setelah PlayStation…
October 13, 2026 - 0

Gigabyte Hadirkan GO27Q32 Dengan Panel Penta Tandem QD-OLED 320Hz

Gigabyte GO27Q32 menawarkan monitor gaming dengan panel QD-OLED 320Hz dengan…
October 13, 2026 - 0

Super Mario 64 Bisa Dimainkan di Media Player Lawas Microsoft Zune HD

Programmer berhasil menjalankan Super Mario 64 secara native di media…
October 13, 2026 - 0

Pembocor GTA 6 Ancam Sebarkan Full Game Dengan Konten Lengkap

Cyberleek mengancam sebarkan full build GTA 6 jika Take-Two tak…