Hands-On Review: EnGenius ESR6650 – Router Mungil dengan Kemampuan 3G
Menu berikutnya, “Advanced” menyuguhkan berbagai opsi pengaturan lanjutan untuk router, seperti Port Mapping, Port Forwarding, Port Triggering, dan QoS. Opsi-opsi ini biasanya jarang digunakan di penggunaan rumahan ataupun kantor kecil, tetapi, dengan adanya fitur ini EnGenius sepertinya ingin memberikan nilai lebih untuk ESR6650. Selain itu, opsi pengaturan untuk Universal Plug-and-Play (UPnP) juga tersedia di menu ini.

Beralih ke suguhan utama, “Internet”. ESR6650 menawarkan berbagai opsi koneksi untuk Internet, yaitu Dynamic IP, Static IP, Point-to-Point Protocol over Ethernet (PPPoE), Point-to-Point Tunneling Protocol (PPTP), Layer2 Tunelling Protocol (L2TP) untuk koneksi VPN, dan tentunya 3G. Di hands-on review kali ini, kami akan menggunakan opsi Dynamic IP untuk koneksi dengan kabel Ethernet serta 3G untuk koneksi 3G, baik dengan modem GSM dan CDMA.
Pertama, kami akan menguji ESR6650 dengan koneksi 3G, baik dengan menggunakan modem berbasis GSM maupun CDMA. Karena ESR66509 tidak memiliki slot SIM card sendiri, kami membutuhkan bantuan perantara 3G modem melalui port USB di bagian belakang perangkat untuk koneksi Internet.

Semua pengaturan yang dibutuhkan untuk akses Internet dengan koneksi 3G tersedia dalam submenu “3G”. EnGenius juga membebaskan pengguna mengatur sendiri “Dial Number” untuk modem 3G.




Setelah puas mencoba Internet dengan koneksi 3G, baik berbasis GSM maupun CDMA, kami berpindah ke koneksi dengan menggunakan kabel Ethernet yang terpasang di port WAN.
Karena kabel Ethernet sebagai sumber Internet yang kami gunakan berasal dari router pusat yang menggunakan DHCP, ESR6650 langsung menerima alamat IP dan bisa menyalurkan akses Internet ke perangkat yang terhubung kepadanya.


Setelah mencoba fitur-fitur ESR6650 di mode “AP Router”, kami mencoba mengubah mode operasi ke Repeater. Di mode “Repeater”, ESR6650 akan bertindak sebagai penguat sinyal dari dari perangkat wireless network lain.

Beberapa menu dan juga opsi pengaturan yang ada di mode “AP Router” dihilangkan ketika berada dalam mode “Repeater”. Tentu saja hal itu disebabkan karena menu dan opsi-opsi pengaturan tersebut tidak diperlukan ketika router berada dalam mode ini. Pusat pengaturan dari mode ini berada di menu “Wireless”.
Untuk mengaktifkan ESR6650 sebagai repeater, pengguna cukup memilih wireless network yang akan dipancarkan ulang, kemudian mengubungkan perangkat ke network tersebut.


Setelah mencoba ESR6650 untuk beberapa waktu, kami menemukan sedikit masalah. Terkadang, perpindahan antar menu maupun submenu diakhiri dengan tampilnya halaman “error”. Tampaknya masih ada sedikit bug di firmware perangkat tersebut yang menyebabkan perangkat tidak merespon dengan benar permintaan pergantian menu maupun submenu.
EnGenius juga menyertakan sebuah Wizard yang dapat membantu pengguna yang tidak terlalu paham mengenai jaringan dalam melakukan konfigurasi. Wizard tersebut akan memandu pengguna dan membantu menentukan pengaturan-pengaturan dasar yang harus dilakukan.




















