Review Xigmatek Thor Hammer: Palu Unik dengan Harga Terjangkau

Reading time:
August 1, 2011

Spesifikasi Heatsink

Thor Hammer Spec1

Platform Pengujian

Berikut Testbed yang kami gunakan selama pengujian:

  • Processor: Intel Core i7 930 (2.8Ghz, 8MB Cache).
  • Motherboard: MSI Big Bang X-Power (Intel X58 Chipset).
  • Memory: 3x2GB DDR3 Kingston Hyper-X Blu 1600Mhz KHX1600C9D3B1K2.
  • Graphics Card: Digital Alliance 8600GT 256MB GDDR3.
  • Storage: Western Digital Caviar Black 500GB (32MB Cache).
  • Power Supply: Antec True Power Quattro 1200W.
  • Thermal Paste: Artic Cooling MX-2.
  • Fan: Coolermaster SickleFlow 2000 RPM Green LED.

Metoda Pengujian

Untuk melihat kemampuan heatsink ini dalam mendinginkan prosesor, kami akan melakukan pengujian dengan 2 kondisi sistem yaitu default dan overclock, dengan rincian sebagai berikut:

1. Default
Sistem berjalan pada kecepatan default dengan voltase yang sudah kami tentukan yaitu VCore sebesar 1.2v, VTT 1.2v, VDimm 1.65v.

2. Overclocked
Sistem akan dijalankan pada kecepatan 3.8Ghz dengan VCore dan VTT yang telah dinaikkan ke 1.3v, sedangkan VDimm tetap di 1.65v.

Adapun software yang digunakan untuk mendukung pengujian kami antara lain:

  • Linpack 0.6.4 – Aplikasi yang kami gunakan untuk memberi beban kerja kepada prosesor. Dengan aplikasi ini, kami juga sekaligus membebani Memory Controller pada prosesor dengan mengatur agar Linpack memenuhi penggunaan memory sebanyak 4196MB selama 5 putaran penuh.
  • Core Temp 0.99.8 – Aplikasi yang digunakan untuk memantau suhu maksimum dan minimum prosesor selama pengujian.

Selain itu, thermalpaste kami aplikasikan pada bagian dasar (base) heatsink dengan cara diratakan seperti yang terlihat pada gambar berikut:

Thermalpaste1

Pengujian ini kami lakukan pada ruangan tertutup dengan suhu ruangan yang terjaga dalam rentang suhu 26.0 – 27.0 derajat celcius untuk menjaga agar hasil pengujian tidak bervariatif.

Agar lebih menarik, kami akan menampilkan log suhu selama pengujian berlangsung sehingga para pembaca dapat melakukan komparasi peningkatan suhu dari waktu ke waktu. Suhu prosesor akan di record selama prosesor terbebani penuh (full load) dengan aplikasi Linpack 0.6.4 ditambah suhu yang direcord selama 2 menit setelah pengujian selesai (idle).

Hasil Pengujian

Profile 1 (Default)

Processor @133 x 22 (2926 Mhz), Turbo Boost Enabled
Memory DDR3 @1600Mhz, CL9-9-9-24 1T
VCore 1.2v, VTT 1.2v, VDimm 1.65v

CPU Default
*klik untuk memperbesar
Default Temperature Log
*klik untuk memperbesar
Def MM Chart
*klik untuk memperbesar

Profile 2 (Overclocked)

Processor @181 x 21 (3801 Mhz), Turbo Boost Disabled
Memory DDR3 @1810Mhz, CL9-11-9-24 1T
VCore 1.3v, VTT 1.3v, VDimm 1.65v

CPU OC
*klik untuk memperbesar
OC Temperature Log
*klik untuk memperbesar
OC MM Chart
*klik untuk memperbesar

Selama pengujian, kami menyandingkan heatsink ini dengan sebuah kipas Coolermaster Sickleflow 2000RPM mengingat heatsink ini datang tanpa fan bawaan. Berdasarkan hasil pengujian kami, performa heatsink lansiran Xigmatek ini tampaknya tidak terlalu bersinar seperti nama Thor Hammer yang digunakan. Dalam kondisi default, suhu yang prosesor kami mencapai 67 derajat. Sedangkan dalam kondisi ter-overclock, suhu prosesor terjaga pada suhu 87 derajat dengan suhu maksimal 88 derajat. Penggunaan 2 layer heatpipe disini sepertinya tidak membantu banyak dalam meningkatkan performa heatsink tersebut. Secara keseluruhan heatsink ini mampu unggul 1 derajat dari Deepcool Ice Matrix 600 yang masih berada dalam kelas yang sama dengan rentang harga yang mirip.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 10, 2026 - 0

Borderlands Mobile Muncul Diam-Diam di iOS

Game Borderlands Mobile free-to-play tiba-tiba muncul di App Store, hadir…
April 9, 2026 - 0

Valve Diklaim Kembangkan Sistem Berbasis AI Bernama “SteamGPT”

Data mining terbaru mengungkap keberadaan “SteamGPT”, sistem AI yang diduga…
April 9, 2026 - 0

Xbox Uji Fitur Baru Untuk Tampilkan Achievements

Xbox mulai uji pembaruan untuk Achievements dengan tampilan baru, opsi…
April 9, 2026 - 0

No Man’s Sky Hadirkan Xeno Arena, Fitur Creature Battle ala “Pokemon”

Hello Games kembali mengejutkan pemain No Man’s Sky dengan menghadirkan…