Teknologi 3D Printing Hasilkan Sebuah Pesawat UAV

Reading time:
August 2, 2011

Teknologi 3D printing tampaknya telah mencatat prestasi terbesarnya dengan kehadiran pesawat UAV (Unmanned Aerial Vehicle) pertama di dunia yang hampir keseluruhan komponennya dibuat dengan menggunakan teknologi tersebut. Pesawat yang dibuat oleh para teknisi dari University of Southampton, Inggris, ini diberi nama SULSA (Southampton University Laser Sintered Aircraft). Pesawat ini dilengkapi sayap sepanjang dua meter, kemampuan untuk melaju dengan kecepatan mencapai 160 kilometer per jam, dan tidak mengeluarkan suara saat melayang.

SULSA

Seluruh struktur tubuh dan kontrol aerodinamis SULSA dibuat dengan menggunakan mesin printer 3D EOS EOSINT P730. Seluruh komponen tersebut didesain sedemikian rupa sehingga dapat disambungkan dengan satu sama lain tanpa tambahan perkakas dan alat pengunci. Satu-satunya bagian dari pesawat ini yang tidak didesain menggunakan teknologi 3D printing hanya mesin elektrik yang menggerakkan laju pesawat ini.

Kehadiran pesawat SULSA menandakan adanya potensi pembuatan pesawat berskala besar, seperti Boeing 787, dengan jumlah penggunaan bahan yang lebih efisien. Teknologi 3D printing memungkinkan perusahaan manufaktur pesawat untuk menciptakan setiap komponen lapis demi lapis dan meminimalkan jumlah bahan yang tidak terpakai. Teknologi ini juga membantu pengguna dalam mempercepat pengubahan desain pesawat dari gambar CAD ke dalam prototipe.

SULSA merupakan sebuah pesawat yang sepenuhnya dikendalikan dari jarak jauh sehingga tubuhnya tidak harus menanggung bobot tambahan dari pilot ataupun penumpang. Mungkinkah pesawat komersil dan barang juga dapat dibangun dengan teknologi ini?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…