Anonymous Mulai Hancurkan Situs-Situs Pedofilia

Reading time:
October 26, 2011
anonymous logo

Anonymous pada awalnya lebih sering diasosiasikan pada kelompok hacker pengacau yang berjuang atas nama idealisme semu, yang justu lebih sering berbuntut pada pencurian data konsumen dan teror ketakutan yang muncul. Beroperasi tanpa nama dan jumlah, namun didukung kemampuan yang mumpuni, Anonymous bertanggung jawab atas serangkaian serangan di dunia maya yang sebagian besar memang bermotif politik. Memasuki “akhir hidupnya”, Anonymous yang lebih sering dicap sebagai penjahat ini hadir dengan sebuah tindakan heroik yang pantas diacungi jempol.

Tidak ada yang lebih menyedihkan dan menjijikkan selain melihat anak-anak tidak berdosa menjadi objek eksploitasi seksual oleh kaum pedofilia. Sebagai kejahatan yang diperangi oleh banyak negara, aktivitas pedophillia memang mendapatkan perlawanan yang keras dari masyarakat di dunia nyata. Namun di dunia maya? Mereka seolah tidak tersentuh hukum. Menggunakan koneksi dunia maya yang aman, para penegak hukum sulit untuk melacak dan menindak mereka. Oleh karena itu, Anonymous memutuskan untuk “menegakkan hukum” ala dirinya sendiri.

smiling kids

Lewat operasi hacking bernama Operation Darknet, Anonymous mengklaim berhasil menghancurkan sebuah server yang berisikan kurang lebih 40 website yang berisikan konten-konten pedofilia. Kurang lebih 100 GB konten dengan materi ini berhasil dibumihanguskan. Tidak hanya itu, Anonymous juga berhasil mengambil user database ke-40 website tersebut dan mengantongi kurang lebih 1.570 nama pedofil yang hingga kini masih bebas berkeliaran di seluruh dunia. Namun tidak dijelaskan, apakah data tersebut akan diserahkan kepada pihak berwajib atau tidak.

Anonymous juga merilis sebuah video pengumuman resmi di Youtube untuk menjelaskan alasan di balik Operation Darknet ini. Mereka mengaku ingin melindungi berbagai pihak yang telah dirugikan oleh kejahatan yang menjijikkan ini dan akan terus berupaya hingga semua situs pedofilia hancur. Untuk pertama kalinya, selama mengikuti sepak terjang Anonymous, saya secara pribadi harus mengangkat topi untuk menunjukkan sedikit rasa hormat. Operation Darknet akan menjamin dunia yang lebih aman dan nyaman untuk anak-anak, sesuatu yang kita impikan bersama. Semoga saja Anonymous dapat konsisten untuk memperjuangkan hal ini. With great power comes great responsibility.

Source: Ars Technica

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 12, 2026 - 0

Pimax Spation Siap Jadi PC Gaming Mini Berbasis SteamOS

Pimax Spation hadir sebagai mini PC gaming dengan kekuatan yang…
October 12, 2026 - 0

Anbernic RG DDS Hadir dengan Desain Mirip Nintendo 3DS

Anbernic RG DDS mengusung desain mirip New Nintendo 3DS, dua…
October 12, 2026 - 0

AOC U27G4Z Tawarkan 4K 240Hz & Full HD 480Hz di Satu Monitor Gaming

AOC menghadirkan monitor gaming Fast IPS 27 inci U27G4Z, dengan…
October 12, 2026 - 0

Sony Patenkan Fitur Interaktif Untuk Penonton Game Streamer

Sony patenkan teknologi interaktif untuk penonton game streamer, yang mampu…