Review-Gigabyte A75-D3H: Pasangan Llano untuk Enthusiast

Reading time:
October 25, 2011

Kesimpulan

Dilihat dari kelengkapan opsi tweaking serta kinerja default yang ditawarkannya, jelas bahwa Gigabyte A75-D3H bukanlah motherboard kelas low end yang ditujukan untuk pengguna awam. Dengan motherboard ini, pengguna prosesor AMD A4/6/8 dapat melakukan pengaturan kinerja sistem dengan bebas, mulai dari mengatur nilai frekuensi Base Clock dan on-CPU graphics core, mengatur timing memori, hingga memodifikasi nilai voltase yang digunakan sistem.

Apabila diiginkan, pengguna dapat pula memasang dua buah graphics card Radeon dan menjalankannya dalam mode Crossfire karena Gigabyte A75-D3H menyediakan dua buah slot PCI-Express x16 (dalam konfigurasi x16 dan x4). Serangkaian fungsionalitas ekstra tersebut masih ditambah lagi dengan feature standar bawaan chipset A75, seperti dukungan USB 3.0 dan SATA 6 Gbps secara native. Port e-SATA di backpanel memiliki kecepatan 6 Gbps (meski se bagai akibatnya port SATA 6 Gbps internal hanya berjumlah 5 buah), jangan lupakan pula dua buah tambahan port USB 3.0 melalui header yang menambah nilai kepraktisan karena dapat ditempatkan di muka casing.

Sejauh ini semuanya tampak menjanjikan. Lalu, di mana letak kekurangan Gigabyte A75-D3H? Hal pertama yang bisa sedikit memberatkan untuk calon pembeli mungkin adalah harganya. Dengan harga sekitar Rp 1,4 juta rupiah, Gigabyte A75-D3H bukanlah motherboard FM1 termurah yang beredar di pasaran saat ini. Prosesor Llano sendiri dibanderol seharga Rp 600 ribuan hingga Rp 1,2 juta karena ditargetkan untuk pengguna budget-oriented. Artinya, mereka yang ingin merakit sistem Llano murah meriah mungkin harus mencari alternatif motherboard lain.

Walaupun harus ditebus dengan harga lumayan, apabila Anda adalah seorang enthusiast pengguna prosesor AMD “Llano” A-Series yang suka melakukan tuning, sejauh ini kami belum menemukan motherboard A75 lain yang dapat menyaingi Gigabyte A75-D3H dalam hal banyaknya opsi tweaking di BIOS. Lengkapnya parameter konfigurasi tersebut tentu akan memudahkan Anda dalam memaksimalkan kinerja sistem.

Kelebihan:

  • Opsi tweaking di BIOS lengkap
  • Kinerja tinggi, walaupun dalam kondisi default
  • 6 buah port USB 3.0, dua diantaranya dapat ditempatkan di depan casing

Kekurangan

  • Harga agak mahal untuk ukuran motherboard A75
  • Minim perlengkapan tambahan

Data Produk
Distributor Indonesia: PT Nusantara Jaya Teknologi
Telepon:
Harga: Rp.1.400.000

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Bodi ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026 Form Factor Clamshell Material…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…