Review F1 2011: Sensasi Game Simulasi Jet Darat yang Sesungguhnya!
Let’s Go to The Race Weekend!
Race weekend merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menyebut rutinitas balapan yang biasanya digelar selama 3 hari di akhir pekan, latihan bebas pertama dan kedua di hari Kamis/Jumat, latihan bebas ketiga dan kualifikasi di hari Sabtu, dan balapan di hari Minggu. Anda akan merasakan rutinitas seluruh atau sebagian rutinitas tersebut, tergantung dari mode pilihan Anda, “Short Race Weekend” atau “Long Race Weekend” yang bisa Anda pilih setiap kali akan memasuki suatu race weekend.

Sepanjang race weekend, Anda akan lebih banyak duduk di kokpit mobil Formula 1 Anda yang terparkir di paddock sambil menunggu waktu beraksi di lintasan. Tetapi, selama Anda duduk di kokpit mobil, Anda tidak akan diam begitu saja. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan, terutama yang berkaitan dengan pengaturan mobil serta strategi balapan.






Pengaturan mobil yang Anda lakukan harus benar-benar dipikirkan secara matang terlebih dahulu. Setiap sirkuit memiliki karakter berbeda-beda yang tentunya membutuhkan pengaturan mobil yang berbeda. Kondisi cuaca di sirkuit juga memengaruhi pengaturan yang harus Anda lakukan! Pengaturan mobil yang salah tentunya akan membawa nasib buruk saat balapan. Tetapi, pengaturan mobil yang sesuai, ditambah dengan kemampuan Anda menggunakan DRS dan KERS dengan tepat, bisa membawa Anda ke prestasi maksimal saat balapan!
DRS dan KERS
Bila Anda bukan fans dari Formula 1, mungkin kedua istilah ini akan terasa asing bagi Anda. DRS (Drag Reduction System) dan KERS (Kinetict Energy Reduction System) adalah dua sistem “penambah kecepatan” yang terpasang di mobil Formula 1.
DRS merupakan hal baru yang diperkenalkan di Formula 1 musim balap 2011. DRS berguna untuk mengurangi drag aerodinamis di track lurus yang dapat berimbas pada meningkatnya kecepatan mobil sehingga memungkinkan overtaking (melewati mobil yang berada di depan) akan semakin sering terjadi.


Ketika DRS diaktifkan, komponen “flap” atau lempengan atas pada sayap belakang mobil akan bergerak menjauh dari dasar sayap sehingga tercipta ruangan untuk udara dari depan lewat. Hal itu akan mengurangi drag aerodinamis dan secara teoritis akan menambah kecepatan mobil hingga sekitar 15 km/jam di trek lurus tempat DRS diaktifkan. Tentu saja, dalam game F1 2011, penggunaan DRS disesuaikan dengan peraturan yang sebenarnya di Formula 1. Anda tidak akan bisa menggunakannya sesuka hati.
Selain DRS, ada juga KERS. KERS merupakan sistem pendaur-ulangan energi kinetik yang terbuang saat mobil melakukan pengereman. Hasil daur-ulang energi kinetik tersebut dapat disimpan dan dimanfaatkan untuk membantu akselerasi mobil sesuai keinginan pembalap. Dalam game F1 2011, Anda akan merasakan fungsi KERS mirip dengan sistem “NOS” yang banyak diaplikasikan di beberapa game balap lain.


Sistem KERS yang ada di dalam game tidaklah benar-benar mirip dengan yang sebenarnya. Bila pada balapan yang sebenarnya, pembalap bisa mengisi ulang KERS mereka ketika melakukan pengereman, pada game F1 2011 KERS akan secara otomatis diisi ulang setiap kali kita melewati garis start-finish. Sepertinya hal itu sengaja dilakukan Codemaster untuk meminimalisasi kesulitan para pemain dalam mengisi ulang KERS-nya.

Lalu, dengan hadirnya DRS dan KERS di F1 2011, apakah race weekend akan menjadi semakin mudah? Belum tentu!













