Review Lord of the Rings – War in The North: Pertempuran Middle-Earth Bergaya Action RPG

Reading time:
November 16, 2011

Action RPG yang Menantang

Lord of The Rings War in The North 41
Tipikal Action RPG - Hack and slash dengan tambahan elemen RPG.

Memang sudah bukan rahasia lagi jika kini sudah banyak game Action RPG berkualitas yang bertebaran di industri game. Beberapa berhasil tampil sukses dan menghadirkan kualitas superb, seperti Mass Effect, Diablo, hingga Dragon Age. Walaupun demikian, inti dari semua permainan ini sebenarnya sama. Bertolak belakang dengan game RPG konvensional yang lebih cenderung meminta Anda bergerak turn-based, sebuah game action RPG menghadirkan kesempatan untuk bertempur secara real-time layaknya sebuah game action, tetapi dengan balutan beragam elemen RPG yang kental. Hal ini pulalah yang menjadi dasar dibandungnya Lord of The Rings: War in The North.

Lord of The Rings War in The North 2
Pilih karakter yang Anda inginkan
Lord of The Rings War in The North 20
Terpojok? Summon Belarum untuk bala bantuan.

Di awal permainan, Anda akan diminta untuk memilih satu dari tiga karakter yang sudah disediakan. Eradan sebagai ranger adalah karakter yang cukup berimbang, baik melee maupun range dengan beragam skill khas yang tak berbeda dengan Rogue. Farin berperan sebagai Champion (tanker), dengan serangan melee superkuat dan skill yang berkutat di kemampuan fisiknya. Sementara Andriel adalah seorang Loremaster dengan kemampuan fisik lumayan dengan beragam magic penyembuh yang mumpuni. Karakter yang Anda pilih akan menentukan gaya Anda bermain. Salah memilih? Tenang saja, LOTR WITH juga memungkinkan Anda untuk melakukan swap di tengah permainan. Jika Anda bermain single player, kedua karakter yang tidak Anda pilih akan digerakkan oleh AI.

Sebagai sebuah game action RPG, semua fungsi kontrol tentu didesain seperti layaknya sebuah game action. Anda akan dibekali serangan normal, serangan kuat, tombol untuk roll menghindar, tombol untuk block, dan beragam shortcut skill yang bisa diakses dengan mudah. Shortcut untuk menggunakan item penyembuh  juga akan membantu Anda melewati setiap rintangan yang ada. Mekanisme ini akan membawa Anda ke pertarungan yang cepat di mana adaptasi respon Anda akan menjadi kunci yang sangat menentukan. Terpojok dalam sebuah situasi yang tak memungkinkan untuk menang? Anda memiliki kemampuan untuk melakukan summon kepada Belarum, sang elang raksasa yang akan siap membantu.

Lord of The Rings War in The North 51
Menjatuhkan satu Uruk-Hai dengan level setara saja butuh kerja keras.
Lord of The Rings War in The North 91
Apalagi jika bertemu dengan dua Troll yang dibekali armor. Anda harus banyak menghindar!!

Apa yang lantas membuat game LOTR – WITH ini berbeda? Bukankah jelas ia mengusung sistem permainan yang sama? Jawabannya terletak di setiap pertarungan yang tidak mudah untuk ditaklukkan. Jika di game Action RPG lain, karakter Anda seringkali tampil terlalu superior, dapat membunuh banyak monster dengan cepat dan merobohkan raksasa dengan mudah, di LOTR – WITH, Anda tidak akan menemukan hal tersebut. Beragam musuh yang ada: Goblin, Undead, Orc, Uruk-hai, Laba-laba, hingga Troll menghadirkan karakteristik yang nyata. Mereka kuat, tidak mudah dibunuh, tebal, dan berbahaya. Anda tidak bisa sekadar maju sendirian dan berharap membunuh rombongan musuh dengan mudah (dengan catatan level yang setara). Berani melakukannya? Nyawa Anda sudah pasti tak akan tertolong. Kehadiran karakter lain sebagai support ataupun decoy menjadi hal yang esensial untuk memenangkan pertarungan. Bahkan level yang tinggi pun tidak akan menjamin ketiga karakter Anda untuk dapat merobohkan satu Troll dengan mudah. Semakin besar ukuran mereka, semakin menantang pula pertempuran yang dihadirkan. Menariknya? Tantangan ini akan terus hadir sepanjang permainan secara konsisten.Kerja sama adalah sesuatu yang penting untuk dilakukan di Lord of the Rings – War in the North ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 15, 2026 - 0

Review HP Omnibook 3 14-hu0115TU: Laptop yang Cocok Buat Pelajar, Mahasiswa dan Pekerja Kantoran

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Bodi HyperX OMEN 16 Valorant Edition Form Factor Clamshell atau…

Gaming

August 26, 2026 - 0

Call of Duty: Modern Warfare 4 Beta Hadapi Kritik Terkait Artwork AI

Call of Duty: Modern Warfare 4 hadapi kritikan setelah pemain…
August 26, 2026 - 0

Cloud Gaming HELD Resmi Meluncur di Indonesia

Nuon Digital resmi luncurkan HELD, layanan cloud gaming yang memungkinkan…
August 26, 2026 - 0

NVIDIA Perlihatkan Jajaran Teknologi Gaming Baru di Gamescom 2026

NVIDIA meriahkan Gamescom 2026 dengan jajaran update teknologi gaming terbarunya,…
August 26, 2026 - 0

Memori RAM DDR5 32GB Kini Sentuh Angka US$400

Harga memori RAM DDR5 32GB 6000 MT/s kini tembus US$400,…