5 Software Rooting untuk Smartphone dan Tablet Android

Reading time:
December 12, 2011

Berikut adalah 5 aplikasi rooting yang dapat digunakan oleh pemilik perangkat Android:

1. Universal Androot

universal androot

Walaupun bukan yang pertama, Universal Androot merupakan sebuah software rooting yang cukup terkenal di masanya. Sebagian besar perangkat yang dapat di-root oleh aplikasi ini adalah perangkat Android dengan sistem operasi Cupcake, Donut, dan Eclair. Ada beberapa perangkat Froyo yang dapat ditembus, akan tetapi sangat sedikit jumlahnya. Oleh karena loop hole pada Froyo versi 2.2.1 telah ditutup oleh Google, pengembangan software ini dihentikan oleh sang developer. Aplikasi ini langsung saja diinstal pada platform Android Anda dan untuk melakukan rooting, Anda tinggal menjalankan aplikasi tersebut. Setelah itu, akan muncul tampilan seperti gambar di atas.

Catatan: Ada kemungkinan besar software rooting terbaru tidak bisa “menembus” pertahanan perangkat Android lama karena memang sudah tidak dioptimalkan untuk itu. Apabila Anda memiliki perangkat Android yang sudah berumur, Universal Androot bisa menjadi jawaban yang tepat untuk melakukan rooting.

2. Z4Root

z4rootscreenshot

Aplikasi yang dibuat oleh RyanZA pada sebuah forum ini memang cukup menggemparkan. Hal ini karena dengan menggunakan exploit rageagainstthecage, sebagian besar perangkat Android yang menggunakan Eclair dan Froyo dapat dikalahkan. Terlebih lagi, Z4Root memperkenalkan Temporary Root di mana akses admin tersebut akan hilang setelah perangkat di-restart. Sama seperti Universal Androot, aplikasi ini langsung saja diinstalasikan di dalam perangkat Android Anda. Setelah di jalankan, akan muncul tampilan yang kurang lebih sama dengan gambar di atas.

Sayangnya, sampai saat ini belum jelas apakah pengembangan aplikasi ini masih terus berjalan atau sudah dihentikan. Pasalnya, aplikasi ini sudah lama tidak lagi di-update, namun sang developer tidak mengatakan sudah berhenti atau belum.

Catatan: Software Z4Root adalah sebuah aplikasi (.APK) yang diinstalasikan langsung ke perangkat Android. Ini adalah software rooting paling “ringan” dengan mengizinkan feature rooting sementara (tidak permanen).

3. GingerBreak APK

Gingerbreak.apk

Gingerbreak merupakan sebuah exploit yang dibuat oleh The Android Exploid Crew untuk memberikan akses root pada perangkat Android yang sudah menggunakan Gingerbread. Exploit ini masih bisa bekerja pada beberapa perangkat dengan sistem operasi Froyo dan Honeycomb. Sayangnya, exploit ini harus di optimalisasikan lagi agar dapat berjalan pada beberapa perangkat. Exploit ini dirangkum dalam sebuah APK oleh member sebuah forum dengan nickname Chainfire.

Catatan: Software Gingerbreak APK adalah sebuah aplikasi (.APK) yang diinstalasikan langsung ke perangkat Android. Beberapa perangkat Android yang tidak dapat di-root dengan SuperOneclick, terkadang bisa “dibobol” dengan aplikasi ini.

4. DoomLord Easy Rooting Toolkit

ezrootingtoolkit

Sebuah exploit bernama zergRush dari Revolutionary Team dipakai oleh seorang developer dengan nickname DooMLoRD untuk membuat akses admin pada Gingerbread. Ternyata, Easy Rooting Toolkit berhasil membuat beberapa perangkat yang harus menggunakan metode khusus untuk mendapatkan akses admin dengan sekali klik saja.

Catatan: Software DoomLord Easy Rooting Toolkit ini diinstalasikan pada PC. Anda harus menghubungkan perangkat Andorid ke PC untuk dapat menjalankan proses rooting. Agak repot memang, tetapi cukup efektif. Jangan lupa untuk menginstalasikan driver perangkat Android Anda agar Android Debug Bridge dapat terkoneksi langsung.

5. SuperOneClick

SuperOneClick

SuperOneClick (benar, namanya memang disambung semua) merupakan sebuah aplikasi rooting yang dapat dibilang lengkap. Aplikasi yang dibuat oleh CLShortFuse ini mendukung beberapa exploit seperti rageagainstthecage (versi lama), psneuter, Gingerbreak, dan juga zergRush. Hal tersebut menyebabkan software berbasis Windows ini memiliki kompatibilitas yang tinggi dalam membuka akses administrator. Pada versi terbarunya, software rooting ini malah mencarikan driver perangkat yang akan di-root secara otomatis, selama Anda terkoneksi ke internet.

Catatan: Di antara semua software yang tersedia, SuperOneclick adalah salah satu yang paling mudah digunakan. Memang Anda tetap harus menginstalasikan software ini di komputer (PC) dan menghubungkan perangkat Android ke PC dengan kabel USB-nya. Akan tetapi, dengan pengembangannya yang sudah cukup baik, software ini biasanya adalah senjata paling ampuh untuk melakukan rooting.

Pilih yang Mana?

Lalu mana aplikasi rooting yang cocok untuk perangkat Android Anda? Untuk yang satu ini, silahkan Anda mencobanya satu per satu. Perhatikan catatan yang kami berikan untuk setiap software dan sesuaikan dengan kondisi dan perangkat Anda. Perlu diingat bahwa tidak semua perangkat akan merespon dengan cara yang sama untuk setiap software rooting. Perhatikan aturan pakainya dan lakukan rooting dengan berhati-hati (jangan terburu-buru). Sekali lagi kami peringatkan, rooting (mungkin) dapat menghanguskan garansi Anda. Dan pada beberapa perangkat, rooting pun dapat membuat brick atau mati total. Jadi berhati-hatilah dalam menggunakannya!

Anda ingin mencari kelima software rooting ini? Memang situs resminya agak susah untuk ditemui. Tapi, cobalah memasukkan kata kunci sesuai namanya di mesin pencarian google, Anda akan dengan mudah menemukannya. Silahkan mencoba!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 19, 2026 - 0

AI Kembali Sebabkan PHK Massal, Kali Ini Pada Media Gaming

Media gaming kini turut terdampak oleh terjadinya keputusan PHK massal…
February 19, 2026 - 0

Pokemon TCG Pocket Angkat Bicara Soal Ranah Kompetitif

Pihak kreator dari Pokemon TCG Pocket akhirnya angkat bicara soal…
February 18, 2026 - 0

Steam Deck Terancam Kehabisan Stock Akibat Kelangkaan Memory

Akibat krisis kelangkaan memory yang melanda pasar global, Steam Deck…
February 18, 2026 - 0

Update Assassin’s Creed Shadows Tambahkan Fitur Baru: Melompat Manual

Setelah sekian lama, Ubisoft akhirnya kabulkan permintaan pemain Assassin's Creed…