Google Menghapus 22 Aplikasi Malware di Android Market

Author
Cerira
Reading time:
December 16, 2011

McAfee’s Q3 Threats Report menyebutkan jumlah sejumlah kode jahat yang menargetkan Android meningkat sebesar 37 persen dalam kuartal terakhir ini. Sebagai salah satu platform favorit, Android menjadi target penyerangan ini. Maka, diperlukan perhatian atas keamanan sistem operasi ini. Salah satu perusahaan jaringan, Juniper, juga menyebutkan bahwa telah melihat peningkatan 472 persen malware sejak bulan Juli lalu.

Bulan lalu, pegawai Google merespon mengenai keluhan bertambahnya malware d Android. Sebuah serangan baru yang dinamakan RuFraud membuat Google menghapus 20-an aplikasi mencurigakan di Android Market. Minggu lalu, sebuah perusahaan keamanan mobile mulai memberitahukan Google mengenai malware yang menjebak pengguna untuk menyetujui biaya SMS dengan meniru aplikasi yang terkenal, seperti Angry Bird dan Cut the Rope. Di serangan pertama, sembilan aplikasi telah diunduh oleh pengguna. Dikabarkan pula bahwa di serangan kedua, 13 aplikasi mencurigakan telah mencapai 14.000 pengunduhan sebelum Google menariknya dari Market.

android malware

Serangan RuFraud ini tampaknya  cukup memengaruhi pengguna di Eropa Timur, seperti Inggris, Italia, Israel, Prancis, dan Jerman. Hal lain yang paling mengkhawatirkan adalah SMS premium untuk aplikasi penipuan telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini disebabkan oleh kurang ketatnya kebijakan persetujuan di pasar Android.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…