Review-ASRock P67 Fatal1ty Performance: Solusi Motherboard Ekonomis ala Fatal1ty

Reading time:
January 18, 2012

3Dmark Vantage

3DMark Vantage merupakan aplikasi benchmark sintetis buatan Futuremark corp. yang banyak digunakan untuk mengukur kinerja game sebuah komputer. Preset konfigursi yang digunakan adalah“Entry” dan “Performance”.

asrock p67 fatality GRAPH vantage p asrock p67 fatality GRAPH vantage cpu asrock p67 fatality GRAPH vantage gpu

3Dmark 11

Selain Vantage, versi terbaru dari 3Dmark, yaitu 3Dmark 11, juga digunakan sebagai basis acuan pengujian. Software benchmarking ini sudah mendukung rangkaian feature DirectX 11, termasuk tessellation. Pengujian dilakukan dengan menggunakan dua seting preset: “Performance” dan “Xtreme”
asrock p67 fatality GRAPH 3dmark11 p

Lost Planet 2

Lost Planet 2 adalah salah satu game pertama yang menggunakan fitur-fitur DirectX 11, termasuk tessellation, dengan intensif. Setting grafis diatur pada posisi “medium”, sementara benchmark dijalankan dalam mode DirectX 9 dan DirectX 11.
asrock p67 fatality GRAPH lp2 1360

asrock p67 fatality GRAPH lp2 1920

Konsumsi Daya
asrock p67 fatality GRAPH power idle

asrock p67 fatality GRAPH power load

Kesimpulan

Seperti seri Fatal1ty Professional yang lebih dahulu mampir, P67 Fatal1ty Performance berhasil membuktikan diri sebagai motherboard gaming yang andal. Meskipun feature-nya tidak sebanyak seri Professional dari keluarga P67 Fatal1ty, motherboard ini masih dibekali dengan beberapa fungsionalitas unik seperti Fata1ty Mouse Port yang membuatnya tampil berbeda dari produk lain.

Dilihat dari kemudahan pemakaian, P67 Fatal1ty Performance termasuk user friendly. Interface BIOS UEFI yang digunakan terasa responsif dan menyediakan akses ke berbagai macam opsi tweaking. Software utility yang disertakan pun dapat meningkatkan performa dengan mudah, asalkan Anda memasangkan motherboard ini dengan prosesor yang multiplier-nya tidak terkunci (Core i seri “K”).

Dari P67 Fatal1ty Performance, bisa dikatakan bahwa ASRock berhasil memangkas harga produk dari seri Fatal1ty Professional tanpa terlalu banyak mengurangi kinerja maupun feature penting. Selisihnya pun cukup jauh, mencapai sekitar 1 juta rupiah, sehingga membuatnya dapat bersaing dengan motherboard lain yang sekelas. Kecuali Anda membutuhkan platform untuk multi-GPU (SLI/ Crossfire), motherboard ini mungkin lebih cocok untuk membangun sistem gaming ketimbang saudaranya yang lebih mahal tersebut. Dana ekstra Anda bisa dipakai untuk membeli perangkat gaming tambahan.

ASRock P67 Fatal1ty Performance

Kelebihan:

  • BIOS mudah digunakan
  • Opsi tweaking cukup lengkap
  • Peningkatan kinerja dengan overclocking otomatis termasuk signifikan
  • Harga lebih murah daripada versi Fatal1ty Professional

Kekurangan

  • Beberapa feature berguna terpaksa dihilangkan untuk menekan harga

Data Produk

Distributor Indonesia: ASTRINDO SENAYASA

Telepon: (62-21) 612 1330 / (62-21) 612 1331 / (62-21) 612 1329

Harga: Rp. 1.600.000

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Bodi Lenovo Legion Pro 5 Gen 10 Form Factor Clamshell.…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…