The Iron Lady: Kisah Hidup Margaret Thatcher yang Menakjubkan

Reading time:
January 23, 2012
317819 241124275947488 140834072643176 658645 1855643389 n

Siapa bilang wanita tidak bisa memimpin pemerintahan sebuah negara? Salah satu bukti nyata dan sosok legendaris yang menepis anggapan tersebut adalah Margaret Thatcher. Sebagai seorang wanita yang ambisius, Thatcher telah berhasil menjadi Perdana Menteri wanita pertama di Inggris dan masa jabatannya pun terhitung paling lama di abad 20 ini, yaitu dari 4 Mei 1979 hingga 28 November 1990. Kebijakan ketat yang bertolak belakang dengan serikat buruh, serta kegigihannya dalam menentang Uni Soviet membuat Thatcher mendapat panggilan “Iron Lady”. Dari panggilan inilah judul film garapan Phyllida Lloyd diambil.

Film The Iron Lady menceritakan tentang kehidupan Margaret sejak masa remaja hingga beranjak menjadi wanita tua yang mengidap dementia. Semasa remaja, Margaret selalu tertarik mendengar pidato-pidato politik ayahnya yang pada saat itu menjabat sebagai anggota dewan kota. Wanita yang terlahir di keluarga kelas menengah ini pun terinspirasi untuk berkarir di dunia politik melalui partai konservatif dan berjuang untuk memperoleh tempat di gedung parlemen Inggris. Tentunya, perjuangannya ini tidak berjalan dengan mulus. Dalam dunia yang masih didominasi oleh pria, kehadiran dan setiap pendapat yang dilontarkan dengan tegas oleh Margaret sering kali diremehkan. Namun, dengan dukungan suaminya, Denis, Margaret pun berhasil memanjat tangga kesuksesan politik hingga menjabat sebagai seorang Perdana Menteri.

Karir Margaret sebagai seorang Perdana Menteri dihiasi dengan beragam tantangan keras yang menguji kegigihan, keberanian, dan ketegasannya sebagai seorang pemimpin. Dalam film ini, Lloyd memasukkan kejadian-kejadian krusial selama masa jabatan Margaret, dari peningkatan jumlah pengangguran dan anggaran ketat yang membawa kepada kerusuhan Brixton di tahun 1981, perang Falklands di tahun 1982, demonstrasi penambang dari tahun 1984 hingga 1985, hingga pengeboman Grand Hotel di Brighton pada saat Konferensi Partai Konservatif 1984 yang hampir merenggut nyawa Margaret dan Denis.

the iron lady pic03

Pemilihan Alur Cerita yang Menarik

Sejak Batman Begins yang digarap oleh Christopher Nolan pada tahun 2005, saya belum menemukan film yang menggunakan alur maju-mundur dengan sangat sempurna, sampai akhirnya The Iron Lady muncul. Film ini diawali dengan penggambaran Margaret yang telah berusia 86 tahun dan menderita dementia, halusinasi, serta kondisi fisik yang menurun akibat usia tua. Selama jalannya film, Margaret tua yang mulai mengingat-ingat perjalanan karir politiknya menjadi pusat cerita. Transisi antara penggambaran masa sekarang dengan memori-memori di masa lalu berhasil dieksekusi dengan baik dan meminimalisasi tingkat kebingungan penonton.

07

Make-up yang digunakan oleh Meryl Streep untuk menggambarkan versi tua Margaret pun terlihat sangat realistis, begitu juga dengan aktingnya. Kebolehan aktris asal New Jersey, Amerika Serikat, ini memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Apalagi jumlah nominasi dan penghargaan yang telah diraihnya bahkan sudah terlalu banyak untuk disebutkan satu per satu dalam artikel ini. Ia telah meraih dua Academy Award, delapan Golden Globe, dua Emmy Awards, dan masih banyak lagi. Dengan segudang prestasi tersebut, Streep menjadi senjata jitu untuk memastikan penggambaran sosok legendaris Inggris tersebut dieksekusi dengan sempurna. Setiap pelafalan kata dalam aksen Inggris dan emosi yang dimunculkan, dari hasrat yang menggebu untuk menaklukkan dunia politik di Inggris hingga setiap kesedihan dan kemarahan, terasa sangat nyata.

14

Sayangnya, tidak semua orang menanggapi film ini secara positif. Sejumlah anggota keluarga dan pendukung Margaret dikabarkan telah mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap penggambaran Margaret tua yang terlihat rapuh dan linglung. Walaupun begitu, bagi saya pribadi, The Iron Lady merupakan film drama sejarah yang patut ditonton. Apalagi film ini menunjukkan perjuangan gigih seorang wanita untuk menjadi pemimpin yang tegas di Inggris. Jadi, siapa bilang wanita tidak bisa memimpin?

Tanggal rilis:

13 Januari 2012

Genre:
Drama, Biografi

Durasi:
105 menit

Sutradara:
Phyllida Lloyd

Pemeran:
Meryl Streep, Jim Broadbent, Richard E. Grant, Anthony Head

Studio:
UK Film Council, Canal+

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 6, 2026 - 0

Film Super Mario Galaxy Tembus $372 Juta Secara Global Dalam 5 Hari

Film Super Mario Galaxy sukses besar dengan langsung mencetak hampir…
April 6, 2026 - 0

Sony Digugat Koreografer NSYNC Karena Gunakan Dance Tanpa Izin

Koreografer boys band *NSYNC menggugat Sony karena diduga gunakan dance…
April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…