Yamaha Moegi, Konsep Motor Hemat Bahan Bakar

Reading time:
February 22, 2012

Kenaikan bahan bakar minyak tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Berbagai pihak berlomba-lomba menciptakan kendaraan yang bisa berjalan dengan bahan bakar alternatif, seperti listrik, energi matahari, atau bahan bakar hibrid lainnya. Yamaha pun berusaha mencari solusi dari semakin mencekiknya harga bahan bakar, dengan menciptakan motor yang diklaim mampu mengonsumsi bahan bakar lebih sedikit daripada motor pada umumnya.

Motor berdesain kuno ini diberi nama Y125 Moegi. Desainnya yang kuno diambil dari desain motor pertama yang pernah diciptakan Yamaha di tahun 1955, YA-1. Namun, Y125 Moegi telah mendapatkan banyak modifikasi dan pengembangan, menjadikannya motor yang bisa bersaing dengan banyak motor yang beredar di pasaran saat ini. Motor ini memiliki “casing” yang sangat ringan dan juga dilengkapi dengan desain silinder terbaru yang membuatnya menjadi salah satu motor teringan dan irit BBM.

Moegi

Motor ini dibuat dari 90 persen aluminium dengan bobot hanya 88 kilogram (25 kilogram lebih ringan daripada vespa generasi pertama). Yamaha membuat lapisan aluminium menggunakan proses die-casting “controlled-filling” yang dapat mengurangi gelembung udara sekitar 20 persen, membuat komponen motor ini lebih kuat dan tipis (30 persen lebih ringan).

Seperti produk orisinalnya, Yamaha Moegi berjalan dengan mesin 125cc bertekanan rendah. Para teknisi mengganti dua stroke yang ada di YA-1 dengan empat stroke minim gesekan. Mereka juga menambahkan motor ini dengan penemuan lainnya, yaitu silinder DiASil, silinder pertama di dunia yang keseluruhan bagiannya terbuat dari aluminium. Paduan abrasi DiASil dengan ketahanan aluminium berhasil membuang panas tiga kali lebih besar daripada baja. Ketika mesin tidak didinginkan oleh angin—ketika motor berada di dataran tinggi atau terjebak kemacetan, hanya akan ada sedikit daya yang terbuang karena meningkatnya suhu mesin.

Hingga saat ini, Yamaha belum mengumumkan kecepatan mesin Moegi. Namun, tenaga kuda 10—15 sudah cukup untuk menjalankan motor ringan ini hingga 50 mil per jam. Salah seorang teknisi Yamaha menyatakan bahwa Moegi dapat mencapai 188 mil per galon, yang membuatnya dapat mengirit bahan bakar empat kali lebih banyak dibandingkan motor sejenis.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 13, 2026 - 0

God of War Trilogy Remake Sedang Dalam Pengembangan

State of Play February 2026 umumkan God of War Trilogy…
February 13, 2026 - 0

Konami Reveal Castlevania: Belmont’s Curse, Kembali ke 2.5D Side Scrolling

Setelah sekian lamanya franchise ini tidak rilis game baru, akhirnya…
February 13, 2026 - 0

God of War Sons of Sparta Rilis Mendadak Setelah State of Play February 2026

God of War Sons of Sparta yang selama ini hanya…
February 13, 2026 - 0

Gameplay Silent Hill: Townfall Diperlihatkan Untuk Pertama Kalinya

Setelah bungkam semenjak diumumkan pada 2022, Konami akhirnya perlihatkan gameplay…