Deretan Prosesor Snapdragon dari Qualcomm

Reading time:
March 16, 2012

Qualcomm telah berkiprah selama 25 tahun dan selama itu mereka telah menciptakan berbagai komponen untuk perangkat mobile. Salah satunya adalah chipset yang menjadi salah satu kunci kesuksesan mereka yang diberi nama “Snapdragon”.

Qualcomm Snapdragon chipset

Prosesor S1 Snapdragon

Qualcomm mulai mengapalkan chipset pertama mereka yang diberi nama Snapdragon S1 pada tahun 2009. Chipset yang dapat dikatakan sebagai generasi pertama prosesor dari Qualcomm ini mengedepankan penghematan daya baterai walaupun perangkat dengan chipset ini digunakan untuk berbagai kegiatan. Snapdragon S1 menggunakan single-core Scorpion CPU 1 GHz dan single-core ARM11 600MHz, GPU AdrenoTM 200 Graphics, pilihan modem 1X Rev. A, 1xEV-DO Rev. A/B, dan HSPA, memory mencapai 183 MHz LPDDR1, pemutaran audio dengan kualitas suara stereo dan video (dan juga camcorder) dengan resolusi 720p, dual kamera hingga sampai dengan 12 MP, USB 2.0, dan mendukung Wi-Fi, Bluetooth, serta konektivitas FM.

samsung galaxy y cdma

Chipset ini biasanya ditanamkan di perangkat mobile entry-level yang menyediakan kebutuhan sehari-hari pengguna, tetapi tidak melupakan kapabilitas dan kualitas fitur-fiturnya, dan juga, penghematan daya hidup baterai. Perangkat mobile yang menggunakan prosesor ini adalah Samsung Galaxy Y (CDMA), Ivio Icon Pro, dan “Smart” Netphone 701 (kerja sama antara operator Filipina dan ZTE).

Prosesor S2 Snapdragon

Satu tahun setelah peluncuran S1, Qualcomm kembali meluncurkan chipset generasi terbarunya—yang merupakan pengembangan dari S1, Snapdragon S2. S2 menawarkan kinerja perangkat mobile yang lebih mumpuni dan mampu melakukan kegiatan yang lebih kompleks tanpa mengorbankan daya baterai terlalu besar.

S2 menggunakan single-core Scorpion 1,4 GHz dengan GPU AdrenoTM 205 dengan mesin 2D/3D yang mendukung Flash 10 dan WebGL. Ada pilihan modem 1x, DO, dan HSPA+, memory 2x333MHz LPDDR2, mendukung pemutaran video (dan camcorder) HD 720p, LCD beresolusi 1280×720, USB 2.0, kamera hingga 12 MP, dan Wi-Fi, Bluetooth, serta konektivitas FM.

Sony Ericsson Xperia Play phone

Kemampuan S2 mendukung fitur-fitur di atas memungkinkan perangkat mobile mendukung penggunaan untuk menonton video dan film HD 720p, pengalaman memainkan rich gaming, kualitas video, audio, dan gambar yang baik. Contoh perangkat mobile yang menggunakan prosesor ini sebagai pusat tenaganya adalah Sony Ericsson Xperia Play, Blackberry Torch, HTC Radar, dan Nokia Lumia 710.

Prosesor S3 Snapdragon

Di tahun 2011, generasi lanjutan Snapdragon, S3, diluncurkan dan Qualcomm menjanjikan kinerja perangkat mobile yang lebih cepat dengan efisiensi daya baterai yang lebih baik. Prosesor ini juga memungkinkan kegiatan multitasking yang tidak akan terganggu permasalahan lag, apa pun bentuk kegiatannya (memutar film, musik, browsing dalam waktu yang bersamaan). Chipset ini tidak hanya ditanamkan di smartphone saja, melainkan juga ke beberapa merek tablet.

Snapdragon S3 hadir dengan dual-core Scorpion 1,5 GHz (per-core-nya), GPU AdrenoTM 220 yang mendukung Flash 10 dan WebGL, pilihan modem yang lebih variatif (HSPA+, CDMA2000 1x, 1xEV-DO Rel A/B, GSM, GPRS, dan EDGE), memory 266MHz LPDDR2, video HD 1080p, kamera mencapai 16 MP, LCD 1440×900, audio Dolby 5.1 surround sound, USB 2.0, mendukung Wi-Fi, Bluetooth, dan konektivitas FM.

Spesifikasi di atas memungkinkan perangkat mobile yang menggunakan chipset ini digunakan untuk menyaksikan film HD 1080p (bahkan melakukan streaming) yang disambungkan ke TV melalui habel HDMI, memainkan game console berkualitas tinggi, dan mengambil serta berbagi foto dan video dalam format 3D. Kinerja tinggi perangkat mobile dengan chipset ini sudah terbukti dengan banyaknya pengguna yang menggunakan perangkat mobilenya untuk bermain game. Menurut keterangan Benhard Siagian, Country Manager Qualcomm Indonesia, sebanyak 60 persen pengguna smartphone yang ditenagai chipset S3 menggunakan perangkatnya tersebut untuk bermain game. Selain itu, hingga saat ini telah ada 100 judul game yang mengoptimalkan kinerja chipset besutan Qualcomm ini.

htc sensation

Perangkat mobile yang menggunakan chipset ini adalah Samsung Galaxy S II, HTC Sensation XE, dan Pantech Element.

Tahun ini, Qualcomm kembali merilis generasi Snapdragon terbarunya, S4, yang tentunya menawarkan spesifikasi yang jauh lebih mumpuni dan canggih dibandingkan generasi yang sudah ada sebelumnya. Perincian lebih lanjut mengenai Snapdragon S4 akan dipaparkan di artikel berikutnya!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…
June 17, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Akan Tutup Kreator South of Midnight, Compulsion Games

Compulsion Games dikabarkan terancam ditutup oleh Xbox. Studio di balik…
June 17, 2026 - 0

Pimpinan Treyarch Resmi Pensiun Setelah 22 Tahun Arahkan Studio

Mark Gordon resmi pensiun setelah 22 tahun memimpin Treyarch membangun…