FAA Uji Ulang Pengaruh Perangkat Elektronik dalam Penerbangan

Reading time:
March 20, 2012

Perangkat mobile menawarkan beragam hiburan menarik bagi para traveller yang harus menempuh perjalanan jauh dan lama. Dari menyuguhkan beragam konten multimedia, aplikasi kerja ataupun game, hingga menunjang penyimpanan ratusan ebook. Sayangnya, hiburan yang satu itu hanya dapat dinikmati ketika para traveller berada dalam perjalanan darat dan laut.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, penggunaan perangkat elektronik tidak diperbolehkan di dalam pesawat. Kebanyakan hanya melarang penggunaan perangkat tersebut pada saat lepas landas dan mendarat, sedangkan yang lainnya melarangnya sepanjang durasi penerbangan. Lalu, apa gunanya Anda membawa tablet dengan ratusan ebook di dalamnya?

Airplane 11

Hingga saat ini, larangan tersebut masih berlaku dan ditunjang dengan sejumlah insiden yang menguatkan anggapan bahwa perangkat mobile dapat mengganggu fungsi perangkat avionik. NASA menemukan 50 insiden penerbangan yang terjadi selama tahun lalu, tetapi kebanyakan di antaranya mengenai penumpang yang tidak mematikan perangkat elektronik atau baterai laptop yang kepanasan, bukan gangguan avionik akibat perangkat-perangkat tersebut.

Menanggapi fakta yang kontradiktif dengan peraturan yang berlaku ini, Federal Aviation Administration (FAA) dikabarkan akan melakukan pengujian ulang mengenai dampak perangkat elektronik terhadap penerbangan pesawat. Pengujian ini akan dilakukan dengan mengikutsertakan sejumlah maskapai penerbangan di Amerika Serikat.

Untuk mendapatkan izin penggunaan perangkat elektronik di dalam pesawat, setiap maskapai penerbangan harus menguji setiap jenis dan versi perangkat yang diinginkan dalam masing-masing penerbangannya. Jadi, jika sebuah maskapai penerbangan ingin penumpangnya diperbolehkan memainkan iPad dalam penerbangan, maskapai tersebut harus menguji iPad, iPad 2, dan iPad terbaru dalam setiap model pesawat, tanpa mengikutsertakan penumpang.

Akankah penumpang di masa depan mendapatkan “lampu hijau” untuk membawa dan mengaktifkan perangkat mobile mereka selama penerbangan? Jika iya, penerbangan jarak jauh dengan durasi yang lama akan terasa lebih menyenangkan (di luar posisi duduk yang tidak pernah nyaman).

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…