Kamera Ubi: Kamera Mungil dengan Cara Framing yang Unik

Reading time:
March 29, 2012

Jepang selalu datang dengan inovasi teknologi yang selalu orisinal dan terkadang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Bukti terbaru adalah dari penelitian yang dilakukan sebuah tim di Institute of Advanced Media Arts and Sciences, Jepang.

Jika banyak pihak yang mengembangkan bentuk kamera yang sudah ada, misalnya seperti terus menambahkan fitur-fitur canggih di kamera DSLR atau menciptakan kamera poket dengan resolusi yang lebih besar dengan ketipisan yang semakin menjadi andalan, tim yang satu ini melakukan hal berbeda. Mereka justru mengembangkan sebuah prototipe kamera yang berbeda dari kamera konvensional: kamera jari.

Jika Anda terbiasa mendengarkan istilah kamera saku, bukan sesuatu yang ganjil jika saya menyebut kamera yang satu ini sebagai “kamera jari”. Mengapa? Karena kamera ini berukuran sangat kecil dan cara pengoperasiannya adalah dengan memasukkan jari Anda ke kamera tersebut untuk mengambil gambar.

Kamera yang disebut kamera ubi ini memiliki cara kerja yang unik. Jika di kamera biasa Anda membidik objek atau pemandangan melalui lensa kamera dan dapat Anda lihat pencitraannya langsung di layar kamera, kamera ubi melakukan framing secara “live”, tanpa bantuan pelengkap lainnya. Hal yang perlu Anda lakukan adalah menciptakan bentuk persegi panjang menggunakan jari-jari tangan Anda—gerakan tangan yang biasanya dilakukan oleh para sutradara film untuk menemukan angle gambar yang tepat. Gerakan persegi panjang ini berperan sebagai view finder. Setelah itu, Anda tinggal menekan tombol shutter yang ada di bagian ibu jari sebelah kanan. Foto pun berhasil diabadikan!

ubi kamera1

Kamera ini memiliki rentang sensor. Framing yang tercipta menggunakan kamera ini bergantung jarak antara kamera dan wajah fotografer. Semakin jauh Anda membidikkan kamera (dari wajah Anda), Anda akan mendapatkan gambar dengan jarak yang lebih dekat (zoom).

ubi kamera

Hingga saat ini, kamera ini masih dalam pengembangan dan baru terdapat prorotipe-nya saja. Kamera ini masih dioperasikan dengan langsung dihubungkan ke PC atau laptop menggunakan kabel USB. Jadi, kegiatan zooming yang dilakukan kamera ini dapat langsung dipantau melalui PC/laptop.

Terkesan tidak praktis karena harus membuat Anda membawa-bawa laptop ke mana-mana? Para peneliti menyatakan bahwa teknologi ini akan terus dikembangkan sampai akhirnya siap dilempar ke pasaran. Bahkan, mereka telah menyatakan sedang mencari cara agar kamera tersebut nantinya bisa dijual bebas tanpa harus terkoneksi ke PC/laptop terlebih dahulu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…