Potret Ketangguhan Seorang Aung San Suu Kyi dalam The Lady

Reading time:
April 3, 2012

Aung San Suu Kyi menjadi perhatian dunia saat ia menjadi sosok kontroversial di negaranya sendiri, Myanmar. Wanita berwajah simpatik ini mengalami banyak tentangan dari pihak pemerintah, junta militer, saat berusaha memperjuangkan demokrasi di negaranya. Perjuangan Aung San Suu Kyi tidak membuatnya harus mengangkat senjata. Ia berjuang dengan damai dan cara itulah yang membuatnya menerima hadiah nobel perdamaian pada tahun 1991.

Kisah mengharukan dan inspiratif dari Suu Kyi menggerakkan Left Bank Company untuk mengangkat perjalanan hidup Suu Kyi ke layar lebar. Mereka menunjuk Luc Besson, sutradara asal Prancis yang telah banyak menggarap film-film berkualitas, untuk menangani film ini. Peran utama sebagai Suu Kyi jatuh kepada aktris asal Malaysia Michelle Yeoh dan David Thewlis sebagai Michael Aris, suami Suu Kyi.

The Lady Poster 3

Film ini mengisahkan perjalanan hidup Suu Kyi, dimulai dari masa kecilnya saat ayahnya, Aung San, dibunuh oleh junta militer. Lalu, Suu Kyi pergi ke Inggris untuk emlanjutkan studi dan kemudian membangun keluarga kecil bersama seorang profesor bernama Michael Aris (David Thewlis). Namun, Suu Kyi harus kembali ke Myanmar untuk merawat ibunya yang sakit. Saat itulah hidup Suu Kyi berubah selamanya. Melihat banyak ketidakadilan dan kekejaman yang terjadi di negaranya, Suu Kyi tergerak untuk membuat perubahan di negaranya. Bersama beberapa orang, ia mendirikan partai Liga Nasional Demokrasi (LND). Namun, perjuangannya menghadapi banyak tantangan dari pihak pemerintah. Suu Kyi pun harus hidup terpisah dari keluarga tercintanya dan menjadi tahanan rumah. Hadiah nobel perdamaian yang didapatnya tidak membuat pemerintah junta militer membebaskan status tahanan rumahnya.

the lady movie image michelle yeoh 01

Perjuangan Suu Kyi semakin terasa berat ketika ia harus kehilangan suami tercintanya di tahun 1999. Kecintaannya kepada negara membuatnya tetap bertahan di Myanmar meskipun ia dalam keadaan duka. Perjuangan Suu Kyi belum berhenti, setidaknya sampai pihak pemerintah memberikan apa yang diinginkan oleh sebagian besar rakyat Myanmar: kebebasan berpendapat dan memilih.

Film Biografi Penuh Haru

Perjuangan Aung San Suu Kyi telah menarik perhatian saya sejak beberapa tahun lalu. Ketika saya mengetahui bahwa kisahnya akan diangkat (untuk yang kesekian kalinya) ke layar lebar, saya berharap banyak kepada film tersebut. Aung San Suu Kyi memiliki perjalanan hidup yang sangat inspiratif sehingga pengangkatan kisahnya ke layar lebar seharusnya dapat menggunggah hati banyak orang.

Kenyataannya, film ini memiliki kualitas yang memang saya harapkan. Tangan dingin Luc Besson berhasil memoles Michelle Yeoh menjadi Aung San Suu Kyi yang sebenarnya, baik dari segi penampilan hingga kepribadian. Tidak ada aktris mana pun yang bisa menyaingi kebolehan Michelle Yeoh memerankan karakter Suu Kyi di film ini. Untuk mendalami karakternya, Yeoh menemui Suu Kyi di rumahnya dan membaca banyak bahan mengenai kisah Suu Kyi.

The Lady Movie 9

Luc Besson melakukan sederetan penelitian mendetail untuk mengerjakan film ini. Bahkan, ia berhasil membangun replika rumah Suu Kyi yang sebenarnya dengan sangat otentik. Walaupun sebagian besar pengambilan gambar dilakukan di Thailand, Besson berhasil melakukan beberapa pengambilan gambar langsung di lokasi kejadian.

Besson juga berhasil mengeksekusi penggambaran kesedihan mendalam yang dialami Suu Kyi saat mengetahui keadaan suaminya ketika sakit hingga meninggal. Melalui film ini, kita seakan dituntun untuk mendalami perasaan Suu Kyi saat mengalami kepedihan bertubi-tubi. Walau begitu, semua kepedihan tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk memperjuangkan kebebasan rakyat di Myanmar.

Jika Anda mencari tontonan berkualitas sekaligus menabah wawasan, film ini bisa menjadi pilihan utama. Jika Anda menyukai film sejenis seperti The Iron Lady, dijamin film ini tidak akan mengecewakan Anda.

Tanggal rilis:
30 November 2011 (Prancis)

Genre:
Drama

Durasi:
132 menit

Sutradara:
Luc Besson

Pengisi Suara:
Michelle Yeoh, David Thewlis, jonathan Raggett

Studio:
Europa Corp.

 

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

February 27, 2026 - 0

Warner Bros Discovery Akan Diakuisisi Paramount Setelah Netflix Mundur

Perang bidding antara Paramount dan Netflix untuk bisa akuisisi Warner…
February 27, 2026 - 0

Highguard Diklaim Ditinggal Tencent Ketika Alami Kegagalan

Kabar baru semakin memanaskan drama seputar Highguard, dengan klaim Tencent…
February 27, 2026 - 0

PS5 Pro Akan Dapatkan Upgrade PSSR Baru, Janjikan Gambar Lebih Tajam

Sony resmikan upgrade grafik PSSR untuk PS5 Pro, dengan peningkatan…
February 27, 2026 - 0

Resident Evil Requiem Raih Rekor Peak Player Tertinggi Untuk Franchise Itu di Steam

Begitu tingginya antusiasme gamer akan Resident Evil Requiem langsung terlihat…