ASUS RAMPAGE IV FORMULA: X79 Versi Ekstrim yang Lebih Murah

Reading time:
May 10, 2012

The Board

 

Secara umum, bentuk dan paduan warna yang digunakan pada board ini sangat menyerupai Rampage IV Extreme (yang lebih lengkap dan lebih mahal). Memang inilah paduan warna yang selalu digunakan oleh semua produk ROG.

Padat berisi namun ergonomi tetap nyaman. Itulah hal yang muncul di benak kami saat memandang board ini. Nyaris tidak ada ruang yang disisakan pada board. Akan tetapi, pemasangan komponen tetap dapat dilakukan dengan mudah.

Backpanel

Beginilah tampilan sisi belakang Rampage IV Formula.

Port yang disediakan:

  • 1x PS/2 Keyboard/mouse combo port
  • 6x USB 2.0/1.1 Ports (salah satunya slot USB untuk ROG Connect)
  • 4x USB 3.0/2.0 Ports
  • 2x Power eSATA Port
  • 1x ROG Connect Button
  • 1x BIOS Flashback Button
  • 1 x RJ-45 Port (LAN)
  • 6x audio jacks
  • 1x Optical S/PDIF Out Connector

Konektor I/O yang tersedia tergolong sangat lengkap. Selain 4 konektor USB 3.0, board ini masih menyediakan port E-SATA untuk konektivitas SATA dengan external devices.

Ada dua fungsi unik khas ASUS yang dapat diakses melalui sisi belakangnya ini: ASUS Flashback BIOS dan ROG connect. ASUS Flashback BIOS mengizinkan Anda meng-update BIOS tanpa menghidupkan sistem. Sementara, ROG Connect adalah fitur yang mampu mengontrol fungsi overclock dengan komputer lain.

PCI Express/PCI Slot

ASUS Rampage Extreme IV Formula BF3 Board PCI E3

 

Meski menggunakan ukuran ATX standar, Rampage IV Formula masih menyediakan banyak PCIe slot x16, bahkan beberapa PCIe slot x1. Total PCIe slot yang dimilikinya:

  • 4x Slot PCI-Express X16
  • 2x Slot PCI-Express X1

Motherboard ini mampu menampung empat buah graphics card dalam kombinasi triple SLI atau CrossFireX.

Chipset asmedia ASM1480 ini yang berfungsi sebagai switch agar setiap slot PCIe x16 pada board ini dapat juga bekerja di mode x8.

ASUS Rampage Extreme IV Formula BF3 Board Power PCI E alt3

Untuk power tambahan ke slot PCI-Express, board ini menyediakan konektor power tambahan dalam bentuk molex.

SATA

Board ini menyediakan 8 port SATA: 4 port SATA II (Hitam) dan 2 port SATA III (merah) menggunakan koneksi dari PCH X79. Sementara 2 port SATA III lainnya (merah) dikontrol oleh chip tambahan dari ASmedia.

Header Dan Onboard Button

Apabila port USB di sisi belakang tidak mencukupi, masih tersedia tambahan 3 buah header USB 2.0. Di sisi ini, Anda juga bisa melihat tersedianya 3 header untuk fan tambahan.

Butuh lebih banyak USB 3.0? Header usb 3.0 tambahan juga tersedia. Posisinya membuatnya sangat berguna bagi Anda yang memiliki casing dengan koneksi front usb 3.0

Saat mengutak-atik board ini, Anda akan menemukan cukup banyak tombol dan saklar. Hal yang cukup unik adalah disertakan DIP switch untuk mengontrol slot PCI-Express yang aktif dan tidak. Ini adalah feature langka yang akan sangat berguna untuk trouble shooting konfigurasi multi GPU.

Anda juga bisa menemukan switch LN2 Mode, yang mengaktifkan slow mode untuk mengatasi cold bug pada prosesor Sandy Bridge-E. Mode ini berguna sekali pada saat penggunaan Liquid Nitrogen. Ini adalah salah satu fungsi yang diwarisi motherboard ini dari versi extreme-nya, yaitu Rampage IV Extreme.

Board ini memungkinan pengguna untuk memilih BIOS mana yang ingin digunakan dari dua BIOS chip yang tersedia. Jadi, Anda bisa menyimpan dua versi BIOS yang berbeda untuk kebutuhan berbeda.

Go Button ini berfungsi untuk me-load pengaturan favorit yang ingin digunakan pengguna tanpa harus masuk ke BIOS.

Komponen

Slot RAM yang tersedia memang “hanya” empat buah. Ini  mungkin dilakukan untuk menghemat ruang pada board. Lagipula tak banyak game yang mampu memanfaatkan RAM yang berlebih.

VRM didinginkan oleh heatsink khusus untuk agar suhu tetap terjaga.

Komponen yang dipergunakan ASUS adalah komponen yang berkualitas tinggi.

 

Power tambahan untuk board menggunakan sebuah socket power 8 Pin.

Cooling Solution

Solusi pendingin board ini berupa sepasang heatpipe dengan pendinginan pasif.

 

Heatpipe pertama mendinginkan chipset.

Heatpipe kedua mendinginkan VRM di sekitar socket motherboard.

Chipset dan Kontroler

Chipset asmedia ASM1042 mengontrol header USB 3.0.

Chipset asmedia ASM1042 untuk USB 3.0 pada backpanel.

Chipset asmedia ASM 1061 untuk koneksi SATAIII internal.

ASUS Rampage Extreme IV Formula BF3 Chipset asmedia ASM1061 SATA3 E SATA3

Chipset asmedia ASM 1061 untuk koneksi SATAIII di backpanel.

Chip Digi+ untuk VRM yang bekerja untuk CPU.

Chip Digi+ untuk VRM yang bekerja untuk memory.

Chip Digi+ EPU yang mengatur profil konsumsi daya.

Chipset clock gen untuk memungkinkan pengaturan ekstrim pada saat melakukan overclocking.

Chipset clock gen selalu hadir berpasangan pada board X79.

Nuvoton NCT6776F merupakan chipset super I/O yang mempunyai beberapa fungsi penting antara lain hardware monitoring dan VCore Voltage adjustment.

Urusan sound diserahkan kepada SupremeFX III yang menghasilkan suara yang jernih.

 

 

Fitur Tambahan

Pada saat dinyalakan maka bagian dari board ini akan menyala. Hal ini tentu memberikan daya tarik khusus, terutama bagi yang memiliki casing dengan sisi transparan.

Terdapat voltage check point untuk mengecek tegangan berbagai komponen board dengan menggunakan multimeter terpisah.

POST code reader berguna sekali untuk trouble shooting pada saat sistem gagal booting.

Selain post code reader terdapat pula boot LED indikator yang menyatakan komponen apa yang sedang berjalan pada saat booting.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Bodi ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) Form Factor Clamshell Material…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…

Gaming

February 26, 2026 - 0

Assassin’s Creed Hexe Ganti Creative Director Pasca Perubahan Kepemimpinan

Setelah datangnya pimpinan baru di divisi Assassin's Creed, mendadak creative…
February 26, 2026 - 0

Xbox Janjikan Tidak Akan Paksa Developer Gunakan AI

Perubahan pimpinan yang begitu mendadak di badan Xbox, dan masuknya…
February 26, 2026 - 0

Pimpinan Baru Xbox Tegaskan Komitmen Untuk Bangkitkan Console

CEO baru Xbox, Asha Sharma, tegaskan komitmennya untuk kembali bangkitkan…
February 24, 2026 - 0

Marathon Siapkan Langkah Untuk Mengatasi Cheater

Untuk mengatasi ancaman cheater di Marathon, Bungie siapkan beberapa langkah…