Review-Asus Rampage IV Gene: Micro-ATX Paling Jempolan

Reading time:
May 15, 2012

Kesimpulan

Melalui Rampage IV Gene, Asus menghadirkan hampir semua feature kelas atas dari motherboard seri ROG dengan chipset X79 ke dalam bentuk yang lebih kecil. Dari mulai konfigurasi multi-GPU hingga overclocking kelas berat, semua bisa ditangani oleh Rampage IV Gene. Produk ini boleh dibilang merupakan salah satu motherboard micro-ATX paling mumpuni yang tersedia sekarang.

Ditinjau dari segi harga, Rampage IV Gene yang dibanderol sekitar Rp 3,5 juta rupiah terbilang lebih murah dari “kakak-kakaknya”, Rampage IV Formula dan Rampage IV Extreme.

Meski  belum bisa menyaingi board mini-ITX, ukuran motherboard ini yang lebih kecil memungkinkannya dipasang pada casing berukuran lebih kecil pula. Form factor micro-ATX merupakan kompromi yang baik antara ukuran fisik sebuah motherboard dengan expandability yang ditawarkannya. Dengan motherboard ini, Anda bisa membangun sistem PC yang cukup ringkas tapi memiliki performa tinggi, misalnya seperti PC gaming yang bisa dibawa-bawa dengan mudah untuk LAN party.

Form factor micro-ATX Rampage IV Gene membawa sejumlah kekurangan yang antara lain terlihat dari jumlah slot ekspansi yang lebih sedikit dibanding motherboard ATX. Meskipun begitu, toh Asus berhasil mempertahankan dukungan multi-GPU dan menanamkan banyak feature yang membuat penggunanya tak perlu menancapkan card tambahan.

Kelebihan

  • Dilengkapi banyak feature unik khas motherboard seri ROG
  • Profile overclocking bekerja dengan baik dan stabil
  • BIOS EUFI memberikan akses parameter konfigurasi yang mendetail, ditambah preset untuk mendapatkan performa ekstra secara instan
  • Utility AI Suite II memberi informasi dan opsi tweaking yang sangat lengkap
  • USB flashback berguna saat BIOS corrupt

Kekurangan

  • Setting ekstrim pada BIOS seharusnya dilengkapi semacam peringatan agar pengguna awam tak salah langkah
  • Slot ekspansi lebih sedikit dari board ATX
  • Layout board yang padat bisa menghalangi pendingin CPU berukuran besar


Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…