Review Sony Xperia S: Smartphone Android Pertama dari Sony Mobile

Reading time:
May 21, 2012

Layar: Capacitive 4,3 inci

Smartphone yang satu ini sudah menggunakan layar dengan jenis capacitive. Walaupun tidak menggunakan Gorilla Glass, layar yang digunakan sudah lebih tahan goresan. Banyaknya titik yang didukung dalam sekali tekan adalah maksimum sepuluh titik. Saat digunakan untuk bernavigasi, layar yang digunakan memang sangat responsif. Bermain game, seperti Temple Run, NBA Jam, Angry Birds Space, dan game HD lainnya pun juga terasa lancar. Gesture serta penekanan titik dapat dilakukan tanpa lag. Satu kata  yang dapat kami utarakan saat mengoperasikan smartphone ini melalui layarnya yang menggunakan resolusi 1280 x 720, nyaman!

Sony Xperia S - Mobile Bravia

Tampilan Mobile Bravia yang tersedia pada smartphone ini membuat kontras menjadi lebih tinggi tanpa membuang detail. Selain itu, warna pun akan tampil lebih cerah dan indah. Hal ini diaplikasikan untuk pemutaran video dan penampilan foto. Ini adalah salah satu kelebihan Xperia S yang membuatnya menampilkan foto dan video seindah smartphone lain dengan layar yang lebih canggih (AMOLED).

Kamera

Kalau berbicara mengenai kamera smartphone, Sony (dahulunya Sony Ericsson) merupakan salah satu produsen smartphone yang memiliki kamera dengan hasil jepretan yang sangat baik. Resolusi kamera utama yang dimiliki smartphone ini adalah sebesar 12 Megapiksel, menghasilkan gambar yang sangat baik. Apalagi gambar yang diambil memiliki tingkat cahaya yang cukup. Untuk kamera depannya, Sony telah memasangkan kamera dengan resolusi 1,3 Megapiksel.

Sony Xperia S - Kamera

Dengan diafragma f/2.4, ini adalah salah satu kamera smartphone dengan bukaan yang lebih lebar dari standar (f/2.8). Hal ini membuatnya lebih mudah dioperasikan dalam kondisi pencahayaan yang redup. Kemampuan ini dikombinasikan dengan EXMOR R buatan Sony, seharusnya bisa menjamin kualitas foto yang baik

Feature pemotretan yang tersedia, seperti smile detection dan sweep panorama (membuat foto panorama dengan menggeser posisi kamera) sudah menjadi standar kamera Xperia S. Sebuah feature yang ditemukan pada beberapa kamera Sony kelas atas pun sudah diimplementasikan pada kamera Xperia S: 3D sweep panorama. Anda bisa membuat foto dalam format 3D dengan feature ini. Untuk menampilkannya, tentu saja dibutuhkan sebuah monitor 3D khusus. Untuk penggunaan sehari-hari, tersedia mode normal dan auto scene recognition yang bisa mengenali kondisi pemotretan dan menyesuaikan dengan paket scene yang tersedia pada kamera.

Berikut adalah hasil jepretan dari kamera Xperia S dengan menggunakan kamera utamanya:

Sony Xperia S - Kamera Utama Outdoor

Sony Xperia S - Kamera Utama Indoor

Untuk kamera depannya, hasil fotonya seperti berikut ini:

Sony Xperia S - Kamera Depan Outdoor

Sony Xperia S - Kamera Depan Indoor

Kemampuan Multimedia

Sony Xperia S juga tidak lupa dilengkapi dengan fungsi multimedia. Tentu saja, smartphone ini memiliki fungsi memainkan file audio yang cukup baik. Tampilan player audio-nya pun telah diubah sedemikian rupa oleh Sony sehingga berbeda dengan smartphone Android pada umumnya. Dukungan file audionya masih mengikuti dukungan bawaan Android, seperti MP3, MP4, dan Ogg.

Sony Xperia S - Music

Suara yang dihasilkan oleh smartphone ini memang sudah bagus. Hal ini berkat feature dari Sony yang dinamakan xLoud.

Sony Xperia S - xLoud

Jika suara yang dikeluarkan masih belum bagus menurut Anda, sebuah equalizer pun telah disediakan oleh Sony agar Anda dapat mengubah suara seperti yang Anda mau.

Sony Xperia S - Equalizer.

Dalam memainkan file video, Anda akan dibawa ke dalam galeri yang bentuknya sama saat ingin melihat gambar.

Sony Xperia S - Gallery

Sony Xperia S - Movie

Selain itu, Anda pun juga dapat mendengarkan FM Radio. Tinggal colok earphone ke lubang audio, dan earphone tersebut akan bekerja sebagai antena.

 

Sony Xperia S - FM Radio

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…